Rapid test ini dilakukan sebagai langkah antisipasi penyebaran COVID-19, dan yang pernah kontak dengan pasien yang positif.

“Jika ditemukan orang yang reaktif kami dari puskesmas akan mengajukan nama-namanya untuk dilakukan swab,” ungkapnya.

Untuk hasilnya akan diketahui 15-20 menit, dan nanti akan diumumkan oleh pihak dinas kesehatan Kota Cirebon.

“Yang kontak erat dengan pasien positif dan sudah di swab sudah ada 5 orang,” katanya.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Edy Sugiarto mengungkapkan diduga ada 8 orang yang reaktif dalam pelaksanaan rapid test.