200 Becak Listrik Bantuan Prabowo Disalurkan ke Warga Kuningan
KUNINGAN, (FC).- Sebanyak 200 unit becak listrik bantuan Presiden RI Prabowo Subianto mulai disalurkan kepada masyarakat Kabupaten Kuningan.
Bantuan tersebut diprioritaskan bagi pengemudi becak, khususnya warga lanjut usia (lansia), untuk meringankan beban fisik saat bekerja.
Penyerahan bantuan berlangsung di Kajene Forest, Jalan Siliwangi, Cigembang, Kecamatan Kuningan, Sabtu (5/9). Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Kuningan H. Dian Rachmat Yanuar, Wakil Bupati Kuningan Hj. Tuti Andriani, Anggota DPR RI H. Rokhmat Ardiyan, jajaran Forkopimda, serta Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (YGSN).
Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar mengapresiasi program tersebut. Menurutnya, bantuan becak listrik menjadi bentuk kepedulian pemerintah pusat terhadap masyarakat yang masih mengandalkan profesi sebagai pengemudi becak untuk memenuhi kebutuhan hidup.
“Bantuan becak listrik ini adalah anugerah. Ini membuktikan Pak Prabowo tulus memberikan bantuan kepada rakyat yang membutuhkan,” ujar Dian.
Selain membantu meningkatkan produktivitas pengemudi becak, Dian menilai program tersebut juga mendukung penggunaan energi yang lebih efisien melalui peralihan kendaraan berbasis listrik.
“Becak ini juga menjadi komitmen untuk mewujudkan hemat energi dengan beralih ke tenaga listrik,” katanya.
Direktur Hubungan dan Kerja Sama Kelembagaan YGSN, Nuriana, mengatakan bantuan becak listrik diberikan agar para pengemudi, terutama yang sudah berusia lanjut, tetap dapat bekerja dengan lebih ringan.
Menurutnya, program tersebut bukan hanya mengubah becak konvensional menjadi modern, tetapi juga diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan penerima.
“Mudah-mudahan bantuan ini bisa membantu meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Kuningan,” ujarnya.
Nuriana menjelaskan, becak listrik tersebut merupakan produk dalam negeri buatan PT Pindad. Penggunaannya akan diarahkan terutama untuk kawasan datar dan lokasi wisata yang memiliki potensi mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.
Sistem pengisian daya juga relatif mudah karena hanya membutuhkan pengisian baterai seperti perangkat elektronik.
“Seperti mencolok cas ponsel saja. Tidak seperti mobil listrik yang rumit,” jelasnya.
Ia mengingatkan para penerima agar menjaga dan merawat becak listrik tersebut. Selain itu, bantuan tersebut tidak boleh diperjualbelikan karena diperuntukkan sebagai sarana mencari nafkah.
“Gunakan semaksimal mungkin untuk mencari nafkah dan jangan dijual,” tegasnya.
Sementara itu, Anggota DPR RI H. Rokhmat Ardiyan mengatakan, program tersebut memang menyasar pengemudi becak lanjut usia yang selama ini masih bekerja dengan keterbatasan fisik.
“Pak Prabowo fokus kepada pengemudi becak yang usianya lanjut atau lansia,” katanya.
Menurut Rokhmat, keberadaan becak listrik dapat mengurangi beban para pengemudi yang selama ini harus mengayuh dengan tenaga sendiri di tengah kondisi cuaca panas.
“Kasihan mereka sudah tua masih harus mengayuh becak. Dengan becak listrik ini, mereka lebih mudah bekerja,” ujarnya.
Ia berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan untuk mendukung aktivitas ekonomi masyarakat sekaligus menjadi sarana transportasi yang aman dan bermanfaat.
“Ini bukan sekadar becak, tetapi harapan untuk masa depan warga Kuningan yang lebih baik,” pungkasnya. (Angga)








Tinggalkan Balasan