15 Truk Sampah Liar Diangkut, Weru Bersihkan Perbatasan Tiga Desa
KAB. CIREBON, (FC).- Pemerintah Kecamatan Weru, Kabupaten Cirebon, mengangkut sekitar 15 truk sampah liar yang menumpuk di kawasan perbatasan tiga desa, tepatnya di Blok Perbatasan Desa Tegalwangi, Kamis (20/8).
Pembersihan yang berada di sekitar saluran Jalan Tol Palikanci tersebut dilakukan sebagai upaya menangani persoalan sampah liar yang masih ditemukan di sejumlah titik wilayah Kecamatan Weru.
Camat Weru Abdul Roup mengatakan, kegiatan tersebut merupakan lanjutan dari penanganan sampah yang sebelumnya dilakukan di lokasi tempat pembuangan sementara (TPS). Dalam pembersihan sebelumnya, volume sampah yang berhasil diangkut mencapai sekitar 40 hingga 50 truk.
“Pemeriksaan dan pengangkutan sampah ini sudah kami lakukan dua kali. Sebelumnya di TPS, sampah yang diangkut sekitar 40 sampai 50 truk. Hari ini kami membersihkan lokasi pembuangan sampah liar di Blok Perbatasan Tegalwangi,” ujar Abdul Roup.
Ia menyebut, sebanyak 15 truk sampah berhasil dibersihkan dari lokasi tersebut. Namun, menurutnya, persoalan sampah tidak dapat diselesaikan hanya dengan mengangkut tumpukan yang sudah ada.
“Setelah pembersihan ini selesai, kami akan berkoordinasi dengan tiga desa, yaitu Desa Tegalwangi, Megu Cilik, dan Setu Kulon, untuk menentukan langkah penanganan berikutnya,” katanya.
Menurut Abdul Roup, keterlibatan tiga pemerintah desa diperlukan karena lokasi tersebut berada di wilayah yang berkaitan langsung dengan ketiga desa. Sinergi tersebut dinilai penting agar titik pembuangan sampah liar tidak kembali muncul.
Selain melakukan pembersihan, Pemerintah Kecamatan Weru juga mendorong perubahan perilaku masyarakat melalui pengelolaan sampah dari tingkat rumah tangga.
Ia mengimbau warga mulai memilah sampah organik dan anorganik sejak dari rumah sebelum dibuang ke tempat yang telah disediakan.
“Dari rumah masyarakat seharusnya sudah memilah mana sampah plastik atau anorganik dan mana sampah organik. Pembuangannya juga harus sesuai peruntukan, yakni ke TPS yang tersedia di desa masing-masing,” jelasnya.
Pemerintah Kecamatan Weru berharap kolaborasi antara pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan masyarakat dapat mengurangi munculnya sampah liar sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat. (Johan)








Tinggalkan Balasan