KAB. CIREBON, (FC).- Seitiap tanggal 2 April Kabupaten Cirebon memperingati hari jadinya. Di tanggal 2 April tahun ini usia Kabupaten Cirebon telah menginjak usia yang tidak muda lagi yaitu 539 tahun.

Namun, persoalan kapan Hari Jadi Kabupaten Cirebon masih menjadi persoalan sampai saat ini. Pemerintah dan seluruh stake holder tentu akan bersinergi.

Oleh karenanya, akan diundang sejarawan, budayawan, dan kalangan intelektual. Guna menggali data berdasarkan fakta dan juga valid.

Hal ini disampaikan oleh Bupati Kabupaten Cirebon H Imron, bahwa perlu dilakukan pencarian data berdasar fakta. Sebab, tidak dapat dilakukan secara sembarang.

Munculnya problema Hari Jadi Cirebon yang jatuh diantara tanggal 1 Muharram atau 2 April. Dikarenakan, kemunculan pertanyaan mengapa Kota lebih lama dibanding dan Kabupaten Cirebon.

Menurut Imron yang juga berdasarkan pernyataan orang lain, Kabupaten terhitung usianya sejak tidak adanya pembayaran upeti. Sedangkan Kota mengikuti babad Cirebonnya.

“Katanya, kabupaten karena tidak bayar upetinya dan kalau kota dari babad cerbonnya,” tegas Imron, kemarin.

Jikalau, sambungnya terdpat data yang valid. Kemudian, kabupaten perlu dirubah. Maka akan dilakukan perubahan.

Akan tetapi bukan keinginan perbaikan. Melainkan perbaikan berdasar fakta-fakta ilmiah.

Disebutkannya, akan dilakukan penggalian data sebelum hari ulang tahun Cirebon. Namun, ada beberapa faktor penghalang.

Jadi, akan digencarkan nanti setelah hari jadi. Yang jelas, sampai hari ini masih jatuh pada tanggal 2 April.

Sementara di tempat lain, Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disbudparpora) Kabupaten Cirebon, Hartono mengatakan, kalau 2 April itu momentumnya pada saat lepas dari kerajaan Pajajaran. Pada saat itulah Cirebon lepas dan merdeka sendiri.

“Lepas dari kerajaan Pajajaran. Kita bebas sendiri dan merdeka sendiri. Kita membentuk Cirebon sendiri, saat itulah kita mengambil momentum untuk kabupaten Cirebon,” katanya.

Akan tetapi, adapula yang menginginkan ditetapkan pada tanggal 1 Muharram. Sebab, pada saat itu. Momentumnya adalah pada tanggal 1 Muharram merupakan babad alas Cirebon yang pertama dan adanya padukuhan Cirebon.

“Itu sebagai momentum hari lahirnya cirebon. Tetapi, yang kita peringati selama ini yaitu 539 itu hari lahirnya kabupaten Cirebon. Setelah bebas dari penjajah atau merdeka,”ucap H. Hartono. (Ghofar/Sarrah)