DPRD Kabupaten Cirebon Soroti Ambruknya Atap SMPN 2 Greged
KAB. CIREBON, (FC).- Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Cirebon menyoroti serius soal ambruknya atap Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 2 Greged. Sebab, ambruknya ruangan kelas menyebabkan beberapa siswa terluka.
Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Cirebon, Hj Nana Kencanawati mengaku akan memanggil kontraktor dan melakukan kunjungan kerja ke SMPN 2 Greged yang atap bangunannya ambruk tersebut.
“Saya baru tahu informasinya hanya sebagian, maka dalam waktu dekat akan datang untuk melihat langsung sekaligus menanyakan ke pihak sekolah,” kata Nana, belum lama ini.
Menurutnya, bangunan sekolah yang menggunakan baja ringan semestinya menggunakan genteng jenis metal yang bebannya ringan. Sehingga beban tidak terlalu berat.
“Sepertinya ada dugaan spesifikasi bangunan saat rehab ruangan tersebut tidak sesuai, hingga ambruk. Nanti akan kami rapatkan bersama komisi, untuk memanggil kontraktor yang dulu rehab sekolah tersebut,” katanya.
Pihaknya berharap semua kontraktor memperhatikan kualitas bangunan yang dikerjakan dan konsultannya agar mengawasi material yang digunakan saat mengerjakan kegiatan fisik.
“Pengawasan harus diperketat oleh seluruh pihak, saat rehab sekolah. Supaya kejadian serupa tak terjadi, masa baru direhab 2022, sekarang ambruk,” katanya.
Diketahui, ambruknya atap bangunan SMPN 2 Greged membuat enam siswa luka ringan dan mendapatkan perawatan intensif di tempat pelayanan kesehatan. Peristiwa terjadi di ruang kelas 7B, WC, ruang UKS dan ruang guru pada Jumat (12/1) sekitar pukul 09.00 WIB. (Suhanan)








Tinggalkan Balasan