MAJALENGKA, (FC).- Bupati Majalengka Karna Sobahi dan Wakil Bupati Tarsono D Mardiana, bicara dalam refleksi tiga tahun kepemimpinan mereka di Kabupaten Majalengka.

Bupati Karna mengatakan, di sisa waktu 2 tahun masa kepemimpinan Karna-Tarsono sebagai Bupati-Wakil Bupati, pihaknya akan mengejar sejumlah program yang belum terlaksana di 2020 maupun 2021.

Untuk mencapai hal itu, Karna berharap masa pandemi Covid – 19 bisa segera pulih.

“Sisa 2 tahun lagi insya Allah, semoga kondisi Covid-19 seperti ini landai. Target-target yang belum dicapai di 2020 dan 2021, saya akan kejar di 2022,” ujar Karna kepada awak media di Pendopo, Kamis (23/12).

Bupati Karna menyebut, APBD di tahun 2022 akan naik sekitar Rp 4 triliun menjadi bekal untuk menjalankan program yang belum dilaksanakan. Salah satu program yang akan dikejar, yakni terkait kemiskinan.

“Karena, APBD di 2022 akan naik signifikan, yaitu Rp 4 triliun. Sehingga, indikator makro akan kita capai, terutama kemiskinan,” ucapnya.

Lebih jauh Karna menyebut, di masa pandemi Covid-19 yang sudah berjalan kurang lebih 2 tahun ini, angka kemiskinan di Majalengka naik 1 persen.

Meski, Logistic Performance Index (LPI) di kota angin masih terbilang bagus di angka 0,86 persen.

“Kemiskinan di masa pandemi Covid-19 naik 1 persen. Kendati demikian, LPI kita bagus bertahan di 0,86 persen,” jelas dia.

Selain menekan angka kemiskinan di 2022, Karna juga menyatakan masih tetap menyelesaikan sejumlah pembangunan infrastruktur yang belum terpenuhi.

Adapun, di sisi lain sektor pendidikan juga penting untuk dibenahi.

“Infrastruktur-infrastruktur yang belum sempat dijalani juga akan dilakukan yang belum terpenuhi. Selain kemiskinan, pendidikan juga menjadi prioritas untuk dibenahi di 2022, khususnya terkait kualitas pendidikannya,” katanya.

Nada yang sama disampaikan Wabup Tarsono, pihaknya yakin di tahun depan ekonomi di kabupaten zmajalengka akan bangkit.

Hal ini dibuktikan dengan beberapa sektor seperti pariwisata, perdagangan dan sektor yang lainnya nampak mulai menggeliat.

“Insya Allah, tahun depan ekonomi di Kabupaten Majalengka akan kembali bangkit. Seiring APBD Kabupaten Majalengka ditahun depan yang meningkat tajam,” ujar Tarsono.

Seperti diketahui, Karna Sobahi resmi menjadi Bupati Majalengka didampingi sang wakil, Tarsono D Mardiana dalam pada Pilkada Kabupaten Majalengka 2018.

Saat itu, ditetapkannya pasangan Karna-Tarsono karena perolehan suara mereka mengungguli dua pasangan calon (paslon) lain, yaitu sebanyak 332.087 suara. Pasangan Maman Imanulhaq-Jefry Romdony mendapatkan 140.296 suara dan pasangan Sanwasi-Taufan Ansyari mendapatkan 242.138 suara. Seemetara Karna  sendiri sudah 3 kali mengikuti Pilkada, yaitu 2008, 2013 dan 2018. (Munadi)