KAB. CIREBON, (FC).- Untuk mendukung ekspor produk lokal, pengembangan kualitas dan kuantitas suatu produk adalah hal yang sangat amat penting, mulai dari packaging hingga promosi bergantung pada kedua hal tersebut.

Oleh karenanya, penting seluruh stakeholder bergotong royong membantu meningkatkan kualitas, kuantitas dan promosi.

Hal ini disampaikan oleh Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Jerry Sambuaga, bahwa agar produk lokal dapat terus menerus diekspor dan dikonsumsi seluruh masyarakat dunia.

Sebagai dukungan, Kemendagri menyediakan balai pelatihan ekspor untuk pengembangan kualitas.
Dimulai dari pelatihan untuk pengemasan, hingga penentuan kualitas standar sertifikasi.

Ia menyebutkan, dalam kegiatan tersebut pihaknya secara rutin melakukan pendampingan serta beri asistensi kepada pelaku usaha, dalam rangka mengembangkan kualitas.

“Makanya, kami bekerjasama dengan ITPC dan juga atdag yang merupakan ujung tombak Kemendag. Melakukan bisnis mathcing antara buyer dan reseller,” katanya, seusai acara Sosialisasi hasil-hasil perundingan perdagangan internasional IE-CEPA, di salah satu hotel di kecamatan Kedawung, Kamis (16/9).

Mereka ini, lanjutnya yang akan membantu mempopulerkan dan memasarkan. Tentunya, ini semua dimulai dari hulu ke hilir.

“Dari produksi kita dampingi untuk diperbaiki tingkatkan kualitasnya, kemudian, pada bisnis matchingnya dipromosikan agar bisa nyambung. Yang ketiga, tentunya ini kan sebenarnya kerja lintas Kementrian Lembaga (KL) tidak hanya Kemendag,” paparnya.

Jerry menuturkan bahwa pihaknya, sesungguhnya lebih kepada hilirnya. Tetapi tetap, pihaknya siap berkomitmen untuk memastikan produk tidak hanya pada kuantitas.

“Kita siap berkomitmen untuk memastikan produk tidak hanya kwantitas tapi kwalitas. Tapi sebetulnya ada di kuantitas ekspor semangat, tapi jumlahnya belum banyak,” ujarnya.

Makanya, lanjut Jerry, bekerjasama dengan seluruh stakeholder.

“Kami senang dengan banyak pengusaha yang tadi ikut. Supaya mereka bisa tau manfaatnya apa. Seperti pos tarif kosong, itu efisiensi cost. Artinya ada biaya yang diringankan yang bisa dialokasikan yang lain untuk mengembangkan kwalitas,” tutupnya. (Sarrah)