Ratusan Penyandang Disabilitas Dapat Vaksin
Warning: Attempt to read property "post_excerpt" on null in /home/slawipos/tintabiru.com/wp-content/themes/liputanwp/template-parts/single/single-desktop.php on line 79
KUNINGAN, (FC).- Ratusan penyandang disabilitas usia 18 tahun keatas di Kabupaten Kuningan mendapat vaksinasi Covid-19 yang berlangsung di Aula SLBN Taruna Mandiri, Desa Sampora, Kecamatan Cilimus, Sabtu (14/8).
Kegiatan vaksinasi ini diselenggarakan Forum Karang Taruna Kabupaten Kuningan bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kuningan, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, dan Ikatan Alumni Unpad, dan TP PKK Kabupaten Kuningan.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Kuningan, Acep Purnama, berharap disabilitas di Kabupaten Kuningan semakin terlindung dari paparan Covid-19 dengan adanya program vaksinasi ini.
Bagi Acep, partisipasi aktif dari para penyandang disabilitas sangat diharapkan, tidak perlu ragu untuk melakukan vaksinasi Covid-19 karena vaksin ini menekan untuk penyebaran virus.
“Insya Allah di Kabupaten Kuningan sendiri maksimal pada bulan Desember sudah mencapai 80% sebagai sebuah standar menuju herd immunity kesehatan yang cukup prima untuk melawan Covid-19, dan untuk sekarang saya yakin sudah mencapai 20%, hanya saya ingin sebarannya yang lebih merata lagi,” ungkap Acep.
Disebutakan Acep, pelaksanaan vaksinasi ini bertujuan untuk memutus rantai penularan penyakit dan menghentikan wabah Covid-19 yang bermanfaat untuk memberi perlindungan tubuh agar tidak jatuh sakit akibat Covid-19 dengan cara menimbulkan atau menstimulasi kekebalan spesifik dalam dengan pemberian vaksin.
“Saya memberi apresiasi kepada panitia khususnya kepada Irawati Hermawan, dari IKA UNPAD, atas terselenggaranya kegiatan vaksinasi bagi penyandang disabilitas. Kelompok difabel juga perlu mendapat prioritas, karena mereka memiliki keterbatasan secara fisik maupun mental. Harapannya, tubuh mereka memiliki imunitas untuk memperkecil kemungkinan terpapar Covid-19. Saya harap mudah-mudahan semuanya bisa berperan aktif dalam pelaksanaan kegiatan penyandang vaksinasi disabilitas sehingga kegiatan ini dapat berjalan tertib dan lancar,” ungkap Acep.
Sementara, pada kesempatan yang sama, Ketua Karang Taruna Kabupaten Kuningan, Elon Carlan menjelaskan, bahwa ada sebanyak 600 penyandang disabilitas usia 18 tahun ke atas yang sudah terdaftar untuk divaksin, terdiri dari teman-teman disabilitas yang bersekolah di sekolah luar biasa (SLB) maupun masyarakat umum Kuningan.
“Dengan diselenggarakan kegiatan vaksin ini ingin mempercepat pelayanan pemberian vaksin pada penyandang visabilitas di Kabupaten Kuningan dan ingin membantu pemerintah untuk memberikan pelayanan dan pemberian vaksin massal kepada penyandang disabilitas, kemudian seminggu ini kami akan antar jemput bagi penyandang disabilitas untuk ke puskesmas. Dan kami juga bertekad Kabupaten Kuningan dengan penyelenggaran vaksin untuk penyandang disabilitas ini akan menjadi contoh pertama di Jawa Barat,” jelas Elon. (Ali)








Tinggalkan Balasan