Penuhi Pasar Luar Negeri, Mutu Produk Perikanan Harus Terjamin
Warning: Attempt to read property "post_excerpt" on null in /home/slawipos/tintabiru.com/wp-content/themes/liputanwp/template-parts/single/single-desktop.php on line 79
KOTA CIREBON, (FC),- Kota Cirebon memang tidak memiliki garis pantai yang cukup panjang, hanya kisaran 7 km saja. Namun demikian, potensi hasil produksi perikanannya cukup besar. Selama ini produknya dijual baik dalam maupun ke luar negeri.
Wakil Walikota Cirebon Eti Herawati meminta, produk perikanan memperhatikan standar jaminan mutu untuk memastikan makanan sehat dan tidak tercemar.
Karena para pembeli khususnya dari luar negeri sangat memperhatikan kualitas hasil olahan. Bila tidak sesuai standar pasti akan ditolaknya.
“Jumlah perusahaan pengolahan produk perikanan di Kota Cirebon ada 15 unit, yang sebagian besar pangsa pasarnya di ekspor ke luar negeri,” jelas Eti kepada FC, Selasa (24/11), usai menghadiri acara FGD di sebuah hotel.
Pihaknya menekankan kepada perusahaan pengolahan ikan, agar menjalankan prosedur pengolahan. Sehingga mutu hasil pengolahan sesuai standar yang telah ditetapkan. Agar hasil perikanan dari Kota Cirebon tetap bisa diterima terutama untuk ekspor.
Eti berharap, FGD dengan tema Sinergitas Penerapan Sistem Jaminan Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan dalam Meningkatkan Peluang Ekspor Produk Perikanan Indonesia, dapat menjadi motivasi bagi para pengusaha pengolahan produk perikanan.
“Apalagi FGD ini dihadiri oleh narasumber orang-orang hebat, salah satunya Rokhmin Dahuri. Manfaatkan momentum ini untuk bertanya dan menambah pengetahuan. Kita juga dorong UMKM di Kota Cirebon yang bergerak di bidang perikanan untuk meningkatkan produk yang mereka hasilkan,” imbuhnya.
Ditempat yang sama, Kepala Pusat Pengendallian Mutu Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Kementrian Kelautan dan Perikanan, Widodo Sumiyanto menyampaikan, FGD ini melibatkan pelaku industri perikanan dari hulu hingga ke hilir. Mulai dari pembudidaya, suplier hingga eksportir.
“FGD ini diselenggarakan untuk meningkatkan mutu produk perikanan. Kami juga akan melakukan monitoring ke sejumlah pasar tradisional dan pasar modern. Untuk memastikan komoditas perikanan di Cirebon aman dikonsumsi manusia,” pungkasnya. (Agus)








Tinggalkan Balasan