Kamis, Oktober 24th, 2019

Waduh!! Warga Pangkalan Temukan 11 Drum Limbah B3 Dibuang Sembarangan

Oleh: Hasan Basri

KARAWANG, TINTABIRU.COM Warga Kecamatan Pangkalan Kabupaten Karawang, Rabu (2/10/2019) pagi digegerkan dengan penemuan belasan drum limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun) cair yang dibuang di perbatasan antara Desa Tamanmekar dengan wilayah Perhutani Kecamatan Pangkalan.

Aparat berwenang tengah mengamati drum yang diduga berisi limbah B3 cair yang dibuang sembarangan

Berdasarkan keterangan warga, belasan drum yang berisi cairan limbah B3 itu dibuang di wilayah hutan milik Perhutani sekira pukul 01:30 WIB.

“Pada Rabu (2/10/2019) dinihari sekira pukul 01:30 WIB ada kendaraan jenis dum truck yang melewat kesini dan kemudian membuang 11 drum berwarna putih yang diduga berisi limbah B3, “kata Endang (42) saat berbincang dengan tintabiru.com, Rabu (2/10/2019).

Pihak Kepolisian langsung memasang police line di sekitar TKP

Endang menduga, kendaraan dum truk yang membuang limbah B3 secara sembarangan itu berasal dari sebuah perusahaan dari luar Kabupaten Karawang.

“Kemungkinan berasal dari luar Karawang, karena kendaraannya bernomor plat daerah lain dan logo yang tertera pada drum juga bukan berasal dari perusahaan asal Karawang. Akan tetapi perusahaan limbah itu kemungkinan memiliki orang dalam di daerah sini, “kata Endang.

Meski tertutup rapat, namun 11 drum yang diduga berisi limbah B3 cair ini mengeluarkan bau yang sangat menyengat dan menusuk hidung orang di sekitarnya.

“Baunya sangat menyengat hidung, bikin dada nyesek dan muntah-muntah. Pada drumnya terdapat logo pertamina, “tutur Husna, salah seorang warga yang berada di TKP.

Salah seorang aktivis lingkungan asal Karawang, Nace Permana, menyayangkan penemuan 11 drum berisi limbah B3 cair yang dibuang secara sembarangan oleh perusahaan yang tidak bertanggung jawab.

“Kami sudah melaporkan kejadian ini kepada Unit Tipiter Polres Karawang dan juga kepada Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Karawang, “ungkap Nace Permana.

Menurut Nace, perusahaan pembuang limbah B3 itu telah melanggar UU Nomor 32 Tahun 2009 Tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup dengan ancaman 3 tahun penjara dan denda Rp 3 milyar.

“Kejadian ini merupakan kasus pidana murni yang harus segera ditindak lanjuti oleh aparat penegak hukum, “tegasnya. (*)

Berikut ini videonya:

This site is using SEO Baclinks plugin created by InfoMotru.ro and Locco.Ro

About admin

Check Also

Gelombang Penolakan Konsep “Wanatani Nusantara dan Program Pertanian Modern” di Karawang Semakin Membesar

Oleh: Hasan Basri KARAWANG, TINTABIRU.COM  – Ratusan massa yang mengatas namakan Masyarakat Karawang Bersatu, Jum’at (11/8/17) …