Kamis, Oktober 24th, 2019

Tak Terima Banyak Jurnalis Babak Belur Dipukuli Aparat, Iwo Karawang Bakal Gelar Aksi Demo

Oleh: Hasan Basri

KARAWANG, TINTABIRU.COM Video tindakan kekerasan dan intimidasi terhadap jurnalis saat terjadi demo mahasiswa di Jakarta beberapa hari lalu beredar luas di group facebook, twitter, whatsapp dan media sosial lainnya.

Beberapa jurnalis menjadi korban kekejaman aparat Kepolisian saat mereka meliput demo mahasiswa

Wakil Ketua IWO Kabupaten Karawang, Yusri Amarahman, mengatakan banyak aparat kepolisian diduga melakukan tindakan kekerasan.

“Bahkan ada yang berani menghalangi kerja jurnalis dengan cara menghapus rekaman yang dimiliki mereka, ”kata jurnalis yang akrab disapa Uya ini.

Selain di Jakarta, kata dia, dugaan tindakan kekerasan terhadap Jurnalis saat meliput demo mahasiswa juga terjadi di beberapa kota lainnya di Indonesia.

“Diantaranya terjadi di Makassar, Palu, dan kota lainnya, ”ujarnya.

Atas kejadian tersebut,  tambah dia, Pengurus Daerah Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Karawang mengecam aksi kekerasan yang dilakukan oknum aparat Kepolisian.

“Menurut pandangan kami, tindakan intimidasi dan kekerasan terhadap Jurnalis oleh oknum aparat kepolisian adalah bentuk tindakan pidana, ”tuturnya.

Pihaknya meminta kepada Kapolri untuk mengusut tuntas kasus ini hingga pelakunya bisa dihukum dengan seberat-beratnya.

“Dalam menjalankan tugasnya, seorang jurnalis dilindungi dengan undang-undang, ”terangnya.

Ditambahkan, jurnalis memiliki hak untuk mencari, menerima, mengelola, dan menyampaikan informasi sebagaimana dijamin secara tegas dalam Pasal 4 ayat (3) UU RI No 40 Tahun 1999 tentang Pers.

“Aksi intimidasi dan kekerasan terhadap jurnalis jelas telah melawan UU Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers, ”ujarnya.

Dalam UU itu, kata Uya, disebutkan bahwa setiap orang yang secara sengaja melawan hukum dengan melakukan tindakan yang berakibat menghambat atau menghalangi kerja pers, dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 tahun atau denda sebanyak Rp 500 juta.

“Untuk itu, sebagai bentuk protes, kami dari IWO Karawang akan menggelar aksi damai pada Minggu-Senin, 29-30 September 2019, pukul 13.00-15 00 WIB, di Taman I LOVE KARAWANG, ”tegasnya.

Dirinya memperkirakan massa yang akan mengikuti aksi ini sebanyak 40 (empat puluh) orang, dengan aksi berupa orasi dan teatrikal.

“Penyerahan bunga kepada Polwan dan sebagainya, ”tutupnya. (*)

This site is using SEO Baclinks plugin created by InfoMotru.ro and Locco.Ro

About admin

Check Also

Polisi Intimidasi Wartawan Korban Penganiayaan Agar Cabut Berkas Laporan

Oleh: Dadang Aripudin KARAWANG, TINTABIRU.COM – Kasus penganiayaan terhadap seorang wartawan yang dilakukan seorang preman …