Jumat, November 22nd, 2019

Relawan Militan Kang Jimmy Ancam Polisikan “Cakra Institute” Terkait Survei Arogan

Oleh: Hasan Basri

KARAWANG, TINTABIRU.COM Relawan Militan Kang Jimmy mempertanyakan kredibilitas salah satu lembaga survei yang dianggapnya telah menyerang pribadi Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Karawang yang kini masih menjabat sebagai Wakil Bupati Karawang.

Selaku Ketua Relawan Militan Kang Jimmy, Ade Permana menegaskan pihaknya sangat tidak menerima dengan pemberitaan yang menyudutkan Ahmad Zamakhsari yang digambarkannya sebagai sosok yang arogan.

Ade Permana yang juga menyatakan, pemberitaan di salah satu media online dengan narasumber Deputi Bidang Propaganda dan Komunikaasi Publik dari “Cakra Institute” Hilman Tamimi itu sengaja dibuat untuk menjatuhkan nama baik Kang Jimmy yang dipastikan akan maju menjadi Calon Bupati di Pilkada Karawang tahun 2020 mendatang.

“Kami akan mempertanyakan legalitas Cakra Institute sebagai sebuah lembaga riset. Kalau memang Cakra Institute itu legal, tunjukkan buktinya kepada kami. Jika Cakra Institute merilis hasil surveinya tanpa diembel-embeli kepentingan politik 2020, maka kami pun akan tetap mempertanyakan hal ini karena akan menjadi dasar untuk mengetahui apakah Cakra Institute merupakan lembaga riset yang kredibel atau tidak, ”tandas Ade Permana, Senin (2/9/2019).

Yang kedua, kata dia, pihaknya juga akan mempertanyakan mengenai waktu survei yang dilakukan Cakra Institute yang menghasilkan kesimpulan bahwa orang nomor dua di Kabupaten Karawang itu merupakan Calon Bupati dengan karakter arogan.

“Waktu surveinya kapan? Siapa saja petugas surveinya? Metode surveinya bagaimana? Berapa sampling yang mereka ambil dari jumlah total masyarakat Kabupaten Karawang? Sehingga Cakra Institute berani menyimpulkan bahwa Kang Jimmy adalah Calon Bupati yang arogan, ”tambahnya.

Jika saja Cakra Institute tidak mampu menjawab semua pertanyaan itu, tutur Ade Permana, maka Relawan Militan Kang Jimmy akan menyimpulkan bahwa Cakra Institute merupakan “lembaga riset abal-abal” dan diduga kuat memiliki kepentingan politik dalam merilis hasil surveinya.

“Ayo kita buka-bukaan jika  memang Cakra Institute tidak memiliki kepentingan politik. Jangan sampai memframing lewat pemberitaan media padahal isi beritanya hanya fitnah dan pembodohan publik serta mencemarkan nama baik Wakil Bupati Karawang saja, ”tandasnya.

Kecurigaan mengenai adanya kepentingan politik dalam hasil survey yang dirilis Cakra Institute, tambah Ade Permana, tampak jelas saat Calon Bupati Ahmad Zamakhsyari diberitakan sebagai sosok yang arogan sementara Cellica Nurrachadiana diberitakan sebagai sosok yang digandrungi oleh mayoritas pemilih perempuan.

“Saat ada framing berbeda yakni yang satu memojokan Kang Jimmy sementara yang lainnya mengunggulkan calon lainnya, dan hal itu dikatakan oleh narasumber yang sama, maka jelas ini adalah pembunuhan terhadap karakter Kang Jimmy, ”ucapnya.

Ditegaskan dia, Relawan Militan Kang Jimmy akan mendatangi kantor lembaga riset Cakra Institute untuk meminta penjelasan lebih detail sehingga hasil survei yang dirilisnya dapat dipertanggungjawabkan kepada publik.

“Kami akan meminta penjelasan secara langsung mengenai hasil survei yang dilakukan oleh Cakra Institute. Jika Cakra Institute tidak mampu menjelaskan hasil surveinya secara ilmiah, maka kami sebagai pihak yang dirugikan akan membuat Laporan Polisi terkait masalah ini, ”tegas Ade Permana. (*)

This site is using SEO Baclinks plugin created by InfoMotru.ro and Locco.Ro

About admin

Check Also

Bahas Penanggulangan Kemiskinan, Kang Jimmy Kumpulkan Manager Bank dan Camat se Kabupaten Karawang

Oleh: Hasan Basri KARAWANG, TINTABIRU.COM – Persoalan kemiskinan yang mendera sebagian masyarakat Kabupaten Karawang menjadi …