Selasa, November 19th, 2019

PT. KAI Daop I Bersikukuh Tutup Perlintasan Kereta Api Warungbambu, Pemkab Karawang Kirim Surat Ke Ditjen Perkeretaapian

Oleh: Hasan Basri

KARAWANG, TINTABIRU.COM PT. Kereta Api Indonesia Daerah Operasi (Daop) I tetap bersikukuh untuk menutup pintu perlintasan kereta api tanpa palang pintu yang terletak di Desa Warungbambu Kecamatan Karawang Timur, pasca insiden tertabraknya bus Agra Mas oleh kereta api Argo Parahyangan beberapa hari lalu.

Pemkab Karawang bersama Polres setempat gelar pertemuan dengan PT. KAI Daop I Jakarta membahas pintu perlintasan keretapi Warungbambu, Rabu (28/8/2019)

Sikap keras PT KAI Daop I ini tetap dipertahankan meski Pemerintah Kabupaten Karawang telah meminta kepada PT. KAI Daop I Jakarta untuk membuka sebidang liar tersebut agar bisa dilintasi para pengendara untuk mengurai kemacetan panjang yang terjadi di sekitar Jalan Raya Wirasaba hingga Telukjambe Timur.

Kendati demikian, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang, Arief Bijaksana Maryugo, mengaku akan berupaya keras agar akses jalan di perlintasan keretapi tanpa palang pintu di Desa Warungbambu itu bisa segera dibuka kembali mengingat lahan tersebut menjadi akses penting bagi masyarakat Karawang.

“Pihak PT. Kereta Api Indonesia masih tetap bersikukuh menutup perlintasan kereta api yang ada di Desa Warungbambu hingga keluarnya ijin resmi dari Dirjen Perkeretaapian, “tutur Arief Bijaksana, usai pertemuan antara Pemkab Karawang bersama dengan PT. KAI Daop I Jakarta dan Polres Karawang, yang digelar di gedung Singaperbangsa, Rabu (28/8/2019).

Dijelaskan, Pemkab Karawang akan segera mengupayakan permohonan ijin resmi untuk dibukanya perlintasan kereta api di sebidang liar di Desa Warungbambu kepada Direktorat Jenderal Perkeretaapian.

Beberapa pertimbangan permohononan ijin untuk dibukanya kembali perlintasan pintu kereta di Warungbambu antara lain adalah:
a. Bahwa lintasan jalan tersebut merupakan jalan Kabupaten yang volumenya sudah cukup padat dan sudah menjadi akses jalan utama antara Desa Warungbambu dengan Telukjambe.
b. Apabila lintasan tersebut ditutup maka akan menambah kemacetan di jalan Wirasaba.
c. Belum adanya alternatif jalan lain.

“Hari ini surat Bupati Karawang untuk Ditjen Perkertaapian perihal permohonan dibukanya kembali pintu kereta api di Warungbambu sudah dipersiapkan. Mohon doa dari semuanya, “ucap Arif Bijaksana.

Sementara, Kepala Humas PT. KAI Daop I Jakarta, Eva Chairunnisa, mengatakan pihaknya tetap bersikukuh menutup sebidang liar karena alasan keamanan perjalanan kereta api selain juga alasan keselamatan para pengendara yang melintasi pintu perlintasan tersebut.

Eva Chairunnisa menyatakan, PT. KAI Daop I Jakarta tidak memiliki kewenangan menjadikan sebidang liar di Desa Warungbambu itu bisa dilintasi kendaraan. Karena kata dia, sebagai operator lalu lintas kereta api di Daerah Operasi I Jakarta, PT. KAI Daop I Jakarta lebih mengutamakan keselamatan dan keamanan bersama.

“Masalah ini kami limpahkan ke Pemkab Karawang dengan upaya untuk kepentingan bersama. Namun karena kami mengutamakan keselamatan maka kami tetap menutup pintu perlintasan kereta api di Warungbambu, “tegas Eva Chairunnisa. (*)

This site is using SEO Baclinks plugin created by InfoMotru.ro and Locco.Ro

About admin