Rabu, November 20th, 2019

Kadis Kominfo Karawang Singgung Pentingnya Data Untuk Pembangunan

Oleh: Hasan Basri

KARAWANG, TINTABIRU.COM – Dalam rangka menyongsong revolusi indutri 4.0 dan pembangunan yang berkelanjutan, Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang menganggap penting akan data yang akurat, mutakhir, lengkap serta dapat dipertanggungjawabkan.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Karawang, Yasin Nasrudin, saat membacakan sambutan Bupati Karawang pada acara Focus Group Discussion yang digelar di aula kantor Bappeda Karawang, Senin (15/7/19)

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Karawang, Yasin Nasrudin, saat membuka Fokus Group Discussion (FGD) Implementasi Sistem Informasi Manajemen Data Statistik Terintegrasi (Simdasi) pada Publikasi yang digelar di aula kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Karawang, Senin (15/7/19).

Menurutnya, Diskominfo Kabupaten Karawang adalah wali data sebagaimana yang telah ditetapkan dalam Peraturan Bupati Nomor 10 tahun 2109 tentang Perubahan Perbup Nomor 56 tahun 2019 tentang Tugas dan Fungsi Pokok Diskominfo.

“Melalui Diskominfo sebagai wali data dan BPS (Badan Pusat Statistik) sebagai pembina bisa melakukan validasi data tanpa ada dualisme data. Sehingga (kebijakan pembangunan) bisa dilakukan sesuai dengan kebutuhan masyarakat, “kata Yasin Nasrudin, saat membacakan sambutan Bupati Karawang. dr. Cellica Nurrachadiana, saat membuka Focus Group Discussion (FGD) Karawang dalam Angka 2019 di Aula Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Karawang, Senin (15/7/2019).

Dijelaskan, tantangan pemerintah saat ini semakin besar seiring dengan perkembangan teknologi yang semakin pesat termasuk revolusi industri 4.0 yang sedang berjalan.

“Jika kita bekerja seperti 10 tahun silam maka kita akan tenggelam, “tambahnya.

Kemajuan tersebut, ujar Yasin, menjadikan masyarakat bisa lebih mudah dalam melihat hasil pembangunan yang dicanangkan pemerintah.

“Apa saja yang harus dilakukan harus sesuai dengan yang diperlukan masyarakat, “imbuhnya.

Dalam sambutan yang dibacakan Kepala Diskominfo itu, Bupati Karawang meminta kepada semua OPD agar lebih proaktif memberikan data untuk Publikasi Karawang dalam Angka 2019. Sebab menurutnya, BPS tidak bisa bekerja sendirian melainkan harus ada sinergitas dengan OPD terkait.

Dalam kegiatan Focus Group Discussion yang diikuti 30 instansi ini, Bupati Karawang berharap akan menjadi salah satu langkah awal untuk menghasilkan publikasi yang berkualitas yang nantinya akan membantu Pemerintah Daerah.

Ditambahkan, perencanaan pembangunan yang tepat sasaran dan dapat menjawab permasalahan daerah sangat memerlukan data yang berkualitas, akurat, lengkap, relevan, berkesinambungan dan terkini yang bersumber dari berbagai OPD.

“Untuk membangun Karawang yang maju, adil dan makmur diperlukan komitmen dari semua pihak, termasuk dalam membangun smart city yang Sustainable Development Goals, “terangnya.

Sementara, Kepala BPS Kabupaten Karawang, Selamet Waluyo, mengatakan program Satu Data Indonesia telah lama digaungkan. Hal ini bertujuan agar tidak ada duplikasi data.

Dikatakan dia, data merupakan rujukan pengambilan kebijakan, pelaksanaan pembangunan, kontrol, dan evaluasi dimana hal tersebut sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 35 tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia.

“Layaknya sebuah potret data itu sangat mahal. Tapi akan lebih mahal jika membangun tanpa data, “tegas Kepala BPS Karawang, Selamet Waluyo. (*)

This site is using SEO Baclinks plugin created by InfoMotru.ro and Locco.Ro

About admin