Selasa, Agustus 20th, 2019

Peringati Harkitnas ke-111, Bupati Karawang Ajak Masyarakat Kembali Jalin Persatuan Pasca Pesta Demokrasi

Oleh: Hasan Basri

KARAWANG, TINTABIRU.COM – Atas dasar mengenang sejarah bangsa Indonesia dalam mewujudkan semangat kebangsaan, Pemkab Karawang pada Jum’at (20/5/19) pagi  menggelar upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) tahun 2019.

Upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-111 tahun 2019

Peringatan Hari Kebangkitan Nasional tahun 2019 ini digelar bersama dengan rangkaian acara sebelumnya yakni pada Jumat (17/5/19) lalu dilakukan ziarah ke Taman Makam Pahlawan (TMP) yang terletak di Desa Pancawati Kecamatan Klari dipimpin langsung oleh Dandim 0604/ Karawang, Letkol Inf Endang Sumardi.

Pada hari Senin (20/5/19) pagi ini, Bupati Cellica Nurrachadiana memimpin upacara puncak Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) Ke-111 Tahun 2019 yang digelar di Plaza Pemda Karawang.

Bupati Karawang, dr. Cellica Nurrachadiana bersama dengan Dandim 0604 Karawang, Letkol Inf Endang Sumardi, saat melakukan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan yang terletak di Desa Pancawati, Kecamatan Klari, Karawang

Peringatan Harkitnas ini dihadiri unsur Forkopimda, Pejabat setingkat Eselon II dan III Pemkab Karawang serta undangan lainnya yang terdiri terdiri dari jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN), Pelajar, TNI, dan pihak Kepolisian.

Dalam sambutannya, dr. Cellica Nurrachadiana yang membacakan salinan sambutan dari Menkominfo RI menyinggung soal naskah sumpah palapa yang tertulis dalam kitab pararaton.

“Sira gajah madapatih amangkubhumi tan ayun amuktia palapa, sira gajah mada. Lamun huwus kalah nusantara isun amukti palapa, lamun kalah ring gurun, ring seran, tanjung pura, ring haru, ring pahang, dompo, ring bali, sunda, palembang, tumasik, samana isun amukti palapa”.

“Peringatan Hari Kebangkitan Nasional yang ke-111 yang bertepatan dengan 20 Mei 2019 ini sangat relevan jika dimaknai dengan teks Sumpah Palapa tersebut. Kita berada dalam situasi pasca digelarnya pesta demokrasi yang menguras energi dan emosi sebagian besar masyarakat kita. Kita mengaspirasikan pilihan yang berbeda-beda dalam pemilu, namun semua pilihan pasti kita niatkan untuk kebaikan bangsa. Oleh sebab itu tak ada maslahatnya jika terus dipertajam yang akibatnya akan mengoyak persatuan sosial kita, “ujar Cellica Nurrachadiana.

Dalam pidatonya tersebut, Cellica Nurrachadiana juga membahas mengenai pentingya untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

“Lebih dari satu abad yang silam, kita telah menorehkan catatan penghormatan dan penghargaan atas kemajemukan bangsa yang ditandai dengan berdirinya organisasi Boedi Oetomo. Dalam kondisi kemajemukan bahasa, suku, agama, kebudayaan pada bentang geografis yang  paling ekstrem di dunia, kita membuktikan bahwa bangsa Indonesia mampu menjaga persatuan dan kesatuan hingga detik ini. Dengan semua harapan tersebut, kiranya sangat relevan apabila peringatan Hari Kebangkitan Nasional tahun 2019 ini disematkan tema “Bangkit Untuk Bersatu”. Kita bangkit untuk kembali menjalin persatuan dan kesatuan dalam bingkai negara kesatuan Republik Indonesia, “tutupnya. (*)

This site is using SEO Baclinks plugin created by InfoMotru.ro and Locco.Ro

About admin

Check Also

Hadiri Sarasehan Budaya dan Pelantikan BMMK, Bupati Karawang Berharap Pengurus Komitmen Jalankan Tugas

Oleh: Hasan Basri KARAWANG, TINTABIRU.COM – Bupati Karawang, dr. Cellica Nurrachadiana, menghadiri kegiatan sarasehan budaya …

Subcribe Youtube kami