Kamis, April 25th, 2019

Pemkab Karawang Akan Pidanakan Honorer K2 Yang Menggunakan Dokumen Palsu Saat Ikut CPNS 2018

Oleh: Hasan Basri

KARAWANG, TINTABIRU.COM – Seleksi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS Tahun 2018) telah memasuki tahap akhir yakni pemberkasan.

Peserta CPNS 2018 yang menggunakan dokumen aspal diancam sanksi pidana

Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Karawang diketahui telah mengumumkan integrasi hasil Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) CPNS tahun 2018. Para peserta yang telah dinyatakan lolos CPNS 2018 akan melaju ke tahap pemberkasan dan disarankan segera melengkapi dokumen-dokumen pemberkasan.

Dalam Peraturan Badan Kepegawaian Negara Nomor 14 tahun 2018 Tentang Petunjuk Teknis Pengadaan Pegawai Negeri Sipil bagian VI poin A disebutkan:

Abas Sudrajat (Sekretaris BKPSDM Kabupaten Karawang)

a. Pemberitahuan peserta seleksi yang dinyatakan lulus seleksi disampaikan melalui pengumuman yang memuat bahan kelengkapan yang harus dipenuhi sebagai syarat pengangkatan calon PNS dan jadwal kehadiran peserta seleksi yang bersangkutan pada hari, tanggal, waktu, dan tempat yang ditentukan.

b. Pengumuman sebagaimana dimaksud pada huruf a dilakukan melalut utebsite instansi, surat kabar, papan pengumuman, danlatau bentuk lain yang memungkinkan.

c. Batas waktu untuk melengkapi persyaratan bagi peserta seleksi yang dinyatakan lulus dan diterima, paling lambat 15 (lima belas) hari kerja sejak tanggal pemberitahuan sebagaimana dimaksud pada huruf a.

d. Dalam menetapkan kehadiran .untuk melengkapi berkas lamaran pengangkatan calon PNS, harus memperhitungkan letak geografis alamat peserta seleksi yang dinyatakan lulus seleksi dan ketersediaan waktu untuk paling lambat 10 (sepuluh) hari keda setelah batas waktu yang ditentukan sebagaimana dimaksud pada huruf c.

e. Apabila sampai dengan batas waktu yang ditentukan sebagaimana dimaksud pada huruf c dan huruf d tidak dapat dipenuhi atau tidak dapat dilengkapi, maka peserta seleksi yang bersangkutan dianggap tidak memenuhi syarat.

Sekretaris BKPSDM Kabupaten Karawang, Abas Sudrajat, mengatakan pihaknya akan membatalkan CPNS K2 yang tidak memenuhi persyaratan.

“Untuk CPNS K2 yang tidak memenuhi syarat akan dianulir dan dibatalkannya jadi CPNS serta tidak dilanjutkan ke proses berikutnya atau ke tahap pemberkasan untuk mendapatkan NIP. Jika ada manipulasi data maka yang bersangkutan bisa dikenai sanksi pidana sesuai dengan perundangan yang berlaku,  “tegas Abas Sudrajat.

Ditambahkan dia, berdasarkan pengumuman Bupati Karawang  No 800/5635/BKPSDM/2018, formasi CPNS 2018 untuk K2 hanya 88 dan itupun harus memenuhi syarat minimal berijazah S1 yang diperoleh sebelum seleksi kategori 2 pada 3 November 2013 silam. (*)

This site is using SEO Baclinks plugin created by InfoMotru.ro and Locco.Ro

About admin