Jumat, November 15th, 2019

Kemenag Karawang Tidak Netral, Sekjend Gerindra Marah Besar

Oleh: Hasan Basri

KARAWANG, TINTABIRU.COM – Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kabupaten Karawang, Endang Sodikin, marah besar saat mendengar adanya aduan dari para Pembantu Pegawai Pencatat Nikah (P3N) atau yang biasa disebut sebagai “Amil” diintervensi oleh para Kepala KUA untuk memilih salah satu pasangan Capres-Cawapres tertentu.

H. Endang Sodikin (Sekretaris DPC Partai Gerindra Kabupaten Karawang)

Aduan itu, kata Endang Sodikin,  datang dari beberapa Amil yang ditelphon langsung oleh para Kepala KUA untuk memilih Capres-Cawapres pasangan nomor urut 01.

“Saya kecewa berat dengan tingkah Kepala Kemenag Karawang. Sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), harusnya para pegawai Kemenag tidak ikut-ikutan mendorong para P3N untuk memenangkan salah satu pasangan Capres-Cawapres. Toh, SK pengangkatan P3N juga bukan dikeluarkan oleh Kemenag tapi oleh Lurah atau Kepala Desa, “ujar Endang Sodikin kepada tintabiru.com, Jum’at (01/02/2019).

Endang Sodikin menilai, tidak mungkin para Kepala KUA berani mengarahkan setiap Amil untuk memiih salah satu pasangan Capres-Cawapres tertentu tanpa perintah dari Kepala Kemenag Karawang.

“Harusnya Kemenag Karawang bersikap netral, karena mereka adalah ASN. Saya juga mendengar bahwa Kepala Kemenag Karawang mendukung secara kentara kepada Capres-Cawapres nomor urut 01 dan itu ada videonya saat kunjungan Capres 01 ke salah satu pesantren di Rengasdengklok. Kalau dia beralasan sebagai pejabat di Kemenag toh disana tidak ada Menteri Agama ataupun Kepala Kanwil. Ditambah lagi anak buahnya mengarahkan para P3N untuk mendukung Capres-Cawapres tersebut, “tegasnya.

Sebagai wakil rakyat yang duduk di Komisi 4 membidangi masalah keagamaan, Endang Sodikin menilai Kemenag Karawang tak tahu diri. Hal itu ditegaskan dia, karena Kemenag Karawang tidak mampu berbuat apa-apa dalam mensejahterakan para Guru Ngaji dan Amil yang ada di “Kota Pangkal Perjuangan”.

“Kemenag tidak memiliki kebijakan apa-apa akan nasib para Guru Ngaji dan Amil yang ada di Kabupaten Karawang. Karena semua itu adalah tanggung jawab Pemerintah Daerah dalam hal ini adalah Pemkab Karawang. Sementara, Pemkab Karawang yang memberikan honor kepada para Guru Ngaji dan Amil pun tidak pernah mengarahkan mereka memilih pasangan Capres-Cawapres tertentu. Harusnya Kemenag mikir kesana, “tutupnya. (*)

This site is using SEO Baclinks plugin created by InfoMotru.ro and Locco.Ro

About admin

Check Also

Honor PSM Direncanakan Naik Rp500 Ribu Per Bulan

Oleh: Hasan Basri KARAWANG, TINTABIRU.COM – Honor Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) diusulkan naik menjadi Rp500 …