Selasa, November 19th, 2019

Lembaga Survei KMGI: Caleg Incumbent Boleh Pede

Oleh: Sigit Ernowo

KARAWANG, TINTABIRU.COM – Konsistensi bersilaturahmi dengan masyarakat selama 5 tahun terakhir menjadi modal utama beberapa nama dan figur anggota legislatif incumbent masih percaya diri akan lebih dominan diberi amanah kembali pada bursa pencalonan anggota DPRD Kabupaten Karawang untuk periode 2019-2024.

Jurnalis tintabiru.com, Sigit Ernowo, saat berbincang mengenai peluang caleg incumbent pada kontestasi Pileg yang akan digelar pada 17 April 2019 mendatang

Sebaliknya, konsistensi para calon legislatif incumbent menjalin silaturahmi diklaim menjadi tantangan berat bagi nama-nama caleg yang baru akan ikut kontestasi Pileg yang akan digelar pada 17 April 2019 mendatang.

Demikian disampaikan tim lembaga survei dari Karawang Monitoring Grup untuk Indonesi (KMGI), Anwar Hidayat, S.I.Kom, saat melihat laporan dari hasil bincang-bincang dengan salah satu kepala keluarga di wilayah Gudang Bata Dusun Krajan Desa Karyasari, Dedi Setiadi, saat diperlihatkan oleh tim pencatat di tengah masyarakat.

Saat ini, sambung Anwar, bapak Dedi Setiadi merupakan obyek survei yang tercatat  mewakili 3 kepala keluarga pemilih tetap yang berada di wilayah Daerah Pemilihan II menyebut jalinan silaturahmi dengan beberapa nama calon legislatif incumbent sudah terbangun sejak lama. Sebab itu, bapak Dedi Setiadi tidak serta merta dengan mudah begitu saja akan merubah sikap dan pandangan politiknya kepada nama-nama calon wakil rakyat pada Pileg yang akan di gelar pada 17 April 2019 nanti.

Hal Senada juga diamini mantan kader salah satu partai politik, Imun Munandar. Menurut Imun Munandar, dominasi sejumlah nama figur calon legislatif incumbnet yang kembali dipercaya oleh partai politiknya untuk mewakili suara rakyat pada kontestasi Pileg yang akan digelar 17 April 2019 mendatang akan lebih berpeluang besar mendapatkan raihan 7 kursi yang saat ini diperebutkan bersama dengan beberapa nama calon anggota DPRD yang baru akan berkiprah selama periode lima tahun ke depan.

“Kita sebut saja partai PDI Perjuangan, Partai Golkar, Partai Gerindra, Partai Nasdem dan Partai PKB sudah dipastikan berpeluang lebih besar untuk mengisi lima kursi di dapil 2. Selebihnya, ada sisa dua kursi lagi yang akan diperebutkan oleh nama-nama caleg dari partai lain yang baru akan berkiprah di tahun ini, “jelasnya. (*)

This site is using SEO Baclinks plugin created by InfoMotru.ro and Locco.Ro

About admin