Kamis, November 14th, 2019

Program BumDes Dewisari Kecamatan Rengasdengklok Dicurigai Fiktif

Oleh: Gugum Haeruddin

KARAWANG, TINTABIRU.COM – Sejumlah warga masyarakat Desa Dewisari, Kecamatan Rengasdengklok, Kabupaten Karawang, mencurigai bahwa program Badan Usaha Milik Desa (BumDes) di wilayah mereka fiktif.

Kantor BumDes milik Pemdes Dewisari tampak sepi dari aktifitas usaha

Kecurigaan warga ini mencuat setelah adanya dugaan program tersebut tidak sesuai dengan aturan yang telah ditentukan Pemerintah Kabupaten maupun Pusat.

Kecurigaan itu semakin bertambah saat kantor sekretariat BumDes milik Pemdes Dewisari itu selalu sepi dari aktifitas dan terkesan tidak terurus bahkan selalu tergembok dan tempat usahanya tersembunyi di dalam halaman salah seorang tokoh masyarakat setempat.

Kantor BumDes ini tersembunyi karena berada di dalam halaman milik salah seorang tokoh masyarakat setempat

Salah seorang warga Desa Dewisari Kecamatan rengasdengklok yang enggan disebutkan namanya mengaku tidak mengetahui jika di dalam halaman milik salah seorang tokoh masyarakat itu terdapat tempat usaha air mineral (RO) milik BUMDes .

“Yang saya ketahui halaman itu adalah garasi mobil milik salah seorang tokoh masyarakat. Namun sekarang dijadikan sebagai tempat usaha air mineral milik BUMDes. Padahal, dulu rencananya BumDes itu berupa usaha pomini, ”ungkap salah seorang narasumber tersebut saat berbincang dengan tintabiru.com, Kamis (17/1/19).

Saat dikonfirmasi, Sekretaris Bumdes setempat, Ade Supriyadi, menyangkal jika program BumDes di wilayahnya tersebut fiktif. Ade Supriyadi menyatakan, anggaran yang turun pada tahun 2017 silam telah di alokasikan untuk usaha air mineral (RO).

“Dana yang turun di tahun 2017 silam telah dialokasikan untuk jualan air minum isi ulang (RO), ” ujar Ade.

Namun, saat ditanya mengenai lokasi kantor sekretariat BUMDes yang sepi dari aktifitas bahkan tidak terawat dan lokasi usahanya yang terkesan tersembunyi, Ade Supriadi hanya menyarankan media ini untuk mengkonfirmasi langsung kepada Kepala Desa dan Ketua BUMDes.

“Kalau masalah itu lebih baik langsung tanya saja kepada Pak Asep (Ketua BUMDes setempat) dan Kepala Desa, “tutupnya. (*)

This site is using SEO Baclinks plugin created by InfoMotru.ro and Locco.Ro

About admin