Jumat, Juli 19th, 2019

Tawuran Pelajar Pecah di Depan SMAN 1 Batujaya, Dua Pelajar SMK Luka Parah Terkena Sabetan Sajam

Oleh: Sigit Ernowo

KARAWANG, TINTABIRU.COM – Aksi tawuran antar para pelajar dari Sekolah Menengah Kejuruan  kembali terjadi di pinggir jalan depan SMA Negeri 1 Batujaya, Rabu (16/1/19) sore sekitar pukul 15.00 wib.

Pihak Kepolisian mendatangi korban yang saat ini masih dirawat di RS Proklamasi Rengasdengklok

Akibatnya, dua orang pelajar dari SMK Negeri Tirtajaya dan SMK Didaktik Teknologi Kutaampel Batujaya mengalami luka sabetan senjata tajam dan harus dilarikan ke rumah sakit Proklamasi Rengasdengklok, Karawang.

Aksi tawuran antar pelajar ini menimbulkan keresahan dan rasa takut di kalangan warga desa  sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Saat ditemui media ini, Elin Saputra (16), mengakui ia bersama rekannya saat itu tengah nongkrong dan berkumpul di salah satu warung pinggir jalan depan SMA Negeri 1 Batujaya. Secara tiba tiba, sekelompok pelajar  dengan jumlah lebih dari 20 orang datang menghampiri menggunakan sepeda motor dan langsung menyerang dengan senjata tajam.

Petugas medis RS Proklamasi tampak memberikan pertolongan kepada pelajar yang menjadi korban tawuran

“Kami tidak mengenali wajah-wajah para pelajar yang menyerang secara tiba tiba itu. Teman kami bahkan ada yang terluka terkena sabeta senjata tajam, “ujar Elin.

Akibat kejadian itu, sambung dia, kedua rekannya terluka akibat sabetan senjata tajam saat melarikan diri dari lokasi kejadian.

“Korban mengalami luka sabetan senjata tajam pada bagian punggung sampai mengeluarkan banyak darah, “jelasnya.

Berdasarkan keterangan salah seorang anggota Polsek Rengasdengklok, kedua korban tawuran tersebut bernama: Anda Nugraha dan Cahyono. Hingga berita ini dipublikasikan, kedua korban masih harus menjalani perawatan di ruang IGD Rumah Sakit Proklamasi.

Anehnya, salah seorang saksi mata tawuran tersebut yang masih merupakan rekan korban terkesan ketakutan memberikan kesaksian terkait insiden tawuran antar pelajar di Batujaya itu. Andri terkesan menutupi agar tidak berkomentar bahwa dirinya memang mengenali para pelaku penyerangan tersebut. Hanya saja, Andri mengaku telah melaporkan insiden tawuran ini ke Mapolsek Batujaya secara lisan.

Sementara, salah seorang warga Batujaya, Solihin, mendesak pihak Kepolisian setempat untuk menindak tegas para pelaku tawuran antar pelajar yang terjadi di depan SMA Negeri 1 Batujaya tersebut agar aksi serupa tidak kembali terulang. (*)

This site is using SEO Baclinks plugin created by InfoMotru.ro and Locco.Ro

About admin