Kamis, Juni 27th, 2019

Meski Telah Dilantik Bupati, Ketegangan Antar Pendukung Calon Kepala Desa di Karawang Masih Memanas

Oleh: Sigit Ernowo

KARAWANG, TINTABIRU.COM – Pasca pelantikan 67 kepala desa terpilih oleh Bupati Karawang, dr. Cellica Nurachdiana, sejumlah aktifis menyesalkan terkait masih terjadinya ketegangan diantara simpatisan dari kubu peserta Pilkades hingga memasuki pertengahan bulan Januari 2019.

Salah seorang aktifis Karawang, Dona Romdona (kanan)

Bahkan, suhu ketegangan salah satu simpatisan Calon Kades cenderung makin memanas di beberapa desa dari 67 desa se Kabupaten Karawang usai pelaksanaan Pilkades yang digelar pada 11 November 2018 lalu.

Saat dihubungi tintabiru.com, salah seorang aktifis Karawang, Dona Romdona, mengungkapkan adanya pengaduan dari beberapa pegawai Pemerintah Desa Sungaibuntu, Kecamatan Pedes, terkait proses serah terima aset desa berupa berkas data dari Petugas Sosial Masyarakat (PSM) di era mantan pegawai desa berikut Kades incumbent saat diminta oleh pegawai desa yang baru di era Kades terpilih periode 2019-2024.

Dona menyebut, ketegangan sempat memanas antara pendamping PKH yang bertugas sebagai PSM  di era mantan kades incumbent dengan sejumlah pegawai desa yang baru diangkat sebagai Kepala Desa terpilih periode 2019-2024 saat proses serah terima aset desa berupa berkas data penerima sasaran program  PKH.

“Di masa peralihan dari mantan kades incumbent kepada para pegawai desa di era Kepala Desa terpilih,  fakta dilapangan hingga kini masih ada ketegangan meski telah melewati pelantikan Kades terpilih hasil Pilkades beberapa waktu lalu. Bagi kami dan masyarakat tentu sangat menyesalkan insiden tersebut. Apalagi bila hal ini berdampak pada program pelayanan publik di kantor desa, “jelas Dona Romdona.

Berdasarkan hasil monitoring, ulas Dona, ketegangan antara para Pekerja Sosial Masyarakat di era mantan kades incumbent dengan sejumlah para pegawai desa yang baru periode 2019-2019, spontan saja bisa meledak ketika suhu ketegangan antara PSM dan pegawai desa yang baru perlahan mulai memanas pada saat  mempertanyakan berkas data penerima program PKH selama lima tahun terakhir.

“Ada kesan petugas PSM tidak menerima saat disoal oleh sejumlah pegawai desa yang baru diangkat oleh kades terpilih tentang berkas data penerima program PKH. Dan ini dilaporkan kepada kami, dengan alasan berkas data program PKH merupakan rahasia negara yang tidak bisa diserah terimakan kepada pegawai desa yang baru, “ujarnya.

Sementara, salah seorang tokoh pemuda Desa Sungaibuntu, , Kecamatan Pedes, Boy Jumanto, enggan berkomentar terkait persoalan antara Pekerja Sosial Masyarakat yang bertugas sebagai pendamping program PKH  dengan sejumlah  pegawai pemerintah desa yang baru diangkat oleh Kades terpilih.

Kendati demikian, masyarakat berharap agar pemerintah  Kecamatan Pedes dan Pemkab Karawang bisa secepatnya menurunkan suhu ketegangan yang terjadi sebelum volume ketegangan tersebut makin memanas. (*)

This site is using SEO Baclinks plugin created by InfoMotru.ro and Locco.Ro

About admin

Check Also

Monitoring Pilkades Serentak 2018, Teh Celli Berharap Kepala Desa Terpilih Lanjutkan Keberhasilan Pembangunan

Oleh: Hasan Basri KARAWANG, TINTABIRU.COM – Bupati Cellica Nurrachadiana bersama dengan unsur Fokopimda (Forum Komunikasi …