Senin, Juni 17th, 2019

Ulama dan Guru di Jawa Barat Akan Dilatih Bahasa Inggris

JAKARTA, TINTABIRU.COM – Dalam rangka meningkatkan kemampuan berbahasa inggris bagi para Ulama dan Guru di Provinsi Jawa Barat, Pemprov Jabar meluncurkan program “English for West Java”.


Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, bersama dengan Direktur British Council Indonesia, Paul Smith, memperlihatkan MoU program “English for West Java” disaksikan Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste, Moazzam Malik (Tengah)

Program English for West Java ini diluncurkan dengan menjalin kerjasama dengan British Council dan Kedutaan Besar Inggris yang ada di Ibukota Jakarta.

Kerja sama ini tertuang pada Memorandum of Understanding (MoU) yang ditandatangani langsung Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, bersama dengan Direktur British Council Indonesia, Paul Smith, di Kantor Pusat British Council, Jakarta Selatan, Selasa (8/1/19). Penanda tanganan ini langsung disaksikan Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste, Moazzam Malik

“Kami sangat berbahagia dan sangat bergembira karena akhirnya penandatanganan dimulainya program “English for West Java” bisa dilakukan hari ini. Di dalam MoU itu kita fokus untuk para Ulama dan Guru di Jawa Barat. Tujuannya adalah agar masyarakat Jawa Barat secara umum menjadi masyarakat yang mampu bersaing, kompetitif, dan bisa memperkenalkan Jawa Barat dan Indonesia lebih luas melalui kemampuan bahasa, “kata Ridwan Kamil usai penandatanganan.

Gubernur Jawa Barat yang akrab disapa Kang Emil ini menambahkan, program  English for West Java sejalan dengan visi dan misi Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk menjadikan Jawa Barat Juara Lahir Batin dan merupakan bagian dari program “English for Indonesia” yang telah diinisiasi oleh British Council dan British Embassy.

“English for West Java ini akan dimulai pada bulan Maret 2019 mendatang dengan pelaksanaan pelatihan English for Ulama bagi para ulama dan selanjutnya akan dilaksanakan English for Teachers bagi para guru dengan format pelatihan Training of Trainers (ToT). Setelah lulus program ini, kami menginginkan ulama Jawa Barat bisa mendakwahkan Islam yang ramah ke dunia, sehingga dialog antara Islam dan Barat akan dimotori oleh para ulama asal Jawa Barat dengan skill bahasa Inggris yang memadai, “harap Kang Emil.

Kang Emil menjelaskan, para peserta English for West Java ini nantinya akan berasal dari perwakilan Kabupaten dan Kota di Jawa Barat yang disiapkan untuk menjadi mentor serta agen perubahan (agent of change) serta mampu melanjutkan proses belajar dan mengajar bahasa Inggris secara mandiri bagi para rekan ulama dan guru lainnya.

“Kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih atas kontribusi Kedutaan Besar Inggris dan British Council yang telah memberikan dukungan dan kontribusi penuh sehingga program ini dapat dilaksanakan, ”tuturnya.

Sementara, Duta Besar Kerajaan Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste, Moazzam Malik, mengatakan penguasaan Bahasa Inggris adalah modal utama dalam menghadapi dunia global yang kompetitif.

“Bahasa Inggris merupakan bahasa asing yang digunakan paling luas dan umum serta bahasa internasional di era globalisasi saat ini. Menggunakan dan menguasai bahasa Inggris akan mampu menyiapkan masyarakat Jawa Barat menjadi lebih kompetifif dan bisa bersaing di kancah global, ”tegasnya.

Dijelaskan, ulama dan guru dapat menjadi katalisator pembangunan masyarakat Jawa Barat melalui penguasaan bahasa Inggris. Dengan Bahasa Inggris, masyarakat dapat mempromosikan kekayaan budaya Jawa Barat serta memperluas jaringan dakwah ke mancanegara.

“Dengan potensi sumber daya manusia yang mencapai hampir 50 juta penduduk, peningkatan kapasitas bahasa Inggris bagi ulama dan guru bisa menjadi salah satu pendorong terciptanya masyarakat Jawa Barat yang makmur dan ikut serta dalam dinamika global, ”ujar Moazzam Malik.

Direktur British Council Indonesia, Paul Smith, mengatakan pihaknya menyambut baik kerja sama tersebut dan pihaknya mengaku memiliki semangat yang sama dalam rangka meningkatkan kapasitas Bahasa Inggris bagi masyarakat Jabar.

Rencananya, English for West Java akan dilakukan melalui metode kombinasi materi belajar digital serta pelatihan bahasa Inggris yang inovatif dan interaktif.

“Kami merasa senang dan bangga turut ambil bagian dalam upaya peningkatan kapasitas bahasa Inggris bagi para ulama dan guru di wilayah Jawa Barat. Pada 2017 lalu, situs belajar digital berkualitas dan gratis ini telah diakses oleh hampir 140. 000 orang di Jawa barat. Sebagai organisasi internasional di bidang kebudayaan dan pendidikan, kami percaya bahwa bahasa Inggris merupakan life-skills berharga yang dapat mendukung peran ulama dalam menjalankan tugasnya menyampaikan pesan-pesan Islam kepada komunitas global. Bagi para guru, pelatihan bahasa Inggris akan membuka banyak kesempatan untuk pengembangan diri sekaligus meningkatkan kualitas pembelajaran Bahasa Inggris di kelas, ”kata Paul Smith.

Dijelaskan, melalui program pelatihan dan sosialisasi sumber belajar-mengajar digital bahasa Inggris ini, pihaknya optimis para ulama dan guru akan berkontribusi dalam menciptakan masyarakat Jawa Barat yang lebih sejahtera. (sa)

This site is using SEO Baclinks plugin created by InfoMotru.ro and Locco.Ro

About admin

Check Also

Ulama dan Masyarakat Kota Bekasi Tolak Politisasi Masjid dan Faham Radikalisme

Oleh: Hasan Basri BEKASI, TINTABIRU.COM – Sebagai tempat suci sekaligus tempat beribadah umat islam, Ulama …