Jumat, Juli 19th, 2019

Penyuluh KB di Karawang Akan Kembali Peroleh Kenaikkan Tunjangan

Oleh: Hasan Basri

KARAWANG, TINTABIRU.COM – Tunjangan para Penyuluh Keluarga Berencana (KB) di Kabupaten Karawang akan dinaikkan kembali. Kenaikkan tunjangan ini menyusul  setelah tunjangan mereka dinaikkan dari semula Rp175 ribu menjadi Rp250 per bulan mulai tahun 2018.

Bupati Karawang,dr. Cellica Nurrachadiana, usai acara pembukaan Jumbara 2018

Kenaikan tunjangan bagi para penyuluh Keluarga Berencana (KB) itu direalisasikan melalui kenaikan anggaran sebesar Rp3,6 miliar pada APBD Kabupaten Karawang tahun 2019 mendatang.

Hal tersebut katakan Bupati Karawang, dr. Cellica Nurrachadiana, saat menghadiri pembukaan Jumpa Bhakti Gembira (Jumbara) yang digelar di Resto Indo Alama Sari, Selasa (11/12/18).

Kegiatan Jumbara 2018 digelar di Resto Indo Alam Sari, Jalan Interchange, Telukjambe Timur Karawang, Selasa (11/12/18)

“Tunjangan bagi para Penyuluh Keluarga Kerencana (PKB) akan dinaikkan kembali seiring dengan dinaikannya anggaran untuk ini pada tahun 2019 mendatang sebesar Rp3,9 miliar, “kata Bupati Cellica Nurrachadiana, saat menyampaikan sambutannya pada acara pembukaan Jumbara.

Dengan kenaikan tunjangan para Penyuluh KB, Bupati Karawang yang akrab disapa “Teh Celli” ini berharap akan mampu meningkatkan kesejahteraan taraf hidup mereka, yang pada gilirannya bisa meningkatkan semangat dan capaian kinerja program KB.

Penguatan pada sektor lapangan ini dimaksudkan untuk peningkatan dukungan operasional lapangan, pemenuhan sarana operasional melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) dan advokasi kepada Pemerintah Kabupaten/ Kota.

Rencana kenaikan kembali tunjangan bagi para penyuluh KB tersebut dibenarkan Kepala Bidang (Kabid) Pemberdayaan Pembangunan Ketahanan Keluarga,  Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan (BKBPP) Kabupaten Karawang, Dodo Jalal Abduh.

“Kenaikan tunjangan bagi para penyuluh KB ini sudah dimulai sejak 2018. Tunjangan ini dicairkan per dua bulan sekali senilai Rp500 ribu dari sebelumnya yang hanya Rp350 ribu. Jika tunjangan ini kembali akan dinaikkan dengan jumlah yang lebih besar dari sebelumnya, Alhamdulillah,  “ucap Dodo Jalal Abduh.

Dijelaskan, jumlah penyuluh KB di Kabupaten Karawang belum mencukupi  target berbanding terbalik dengan 618 jumlah Pos KB dan Sub Pos KB yang ada di wilayah Kabupaten Karawang.

“Para penyuluh Keluarga Berencana adalah ujung tombak program kependudukan yang ada di lapangan. Bila jumlah mereka tidak mencukupi, maka program kependudukan dan Keluarga Berencana tidak akan berhasil. Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan (BKBPP) Kabupaten Karawang membutuhkan banyak tambahan tenaga penyuluh supaya mereka bisa menjangkau pasangan usia subur dan suami istri lainnya yang ingin menjalankan program KB. Kami sangat membutuhkan perhatian soal ini dari Pemkab Karawang,  “pungkas Dodo. (*)

This site is using SEO Baclinks plugin created by InfoMotru.ro and Locco.Ro

About admin

Check Also

Giliran PKB “Lirik” Ridwan Kamil, “RK Masuk dalam Radar Kami”

Oleh: Bayu Sid RIDWAN Kamil makin mantap berada di bursa calon Gubernur Jawa Barat 2018. …