Sabtu, Mei 25th, 2019

Orasi Habib Bahar bin Smith Jadi Pidato Penutup Reuni 212

JAKARTA, TINTABIRU.COM – Orasi yang disampaikan pimpinan Majelis Pembela Rasulullah, Habib Bahar bin Smith, menjadi pidato penutup pada acara Reuni Akbar Mujahid 212 tahun 2018. Dalam orasinya, Habib Bahar berbicara tentang kemungkinannya yang akan ditangkap polisi akibat ceramahnya yang menyebut Presiden Indonesia Joko Widodo dengan sebutan “Jokowi banci”.

Habib Bahar bin Smith saat menyampaikan orasi di penghujung acara Reuni 212 tahun 2018 pada Minggu (2/12/18) siang

“Jikalau dalam beberapa hari ke depan, beberapa minggu ke depan, saya ditangkap polisi karena membela rakyat yang susah, kalau saya ditangkap, dipenjara, berjanjilah kalian, jangan pernah kalian padamkan api perjuangan, “tegas Habib Bahar bin Smith dengan nada berapi-api di atas panggung Reuni 212, Silang Monas, Jakarta, Minggu (2/12/18) siang.

“Siap lanjutkan perjuangan? “tambahnya.

“Siaaap!! “jawab massa yang berada di depan panggung.

Habib Bahar bin Smith dilaporkan Jokowi Mania dan Cyber Indonesia ke pihak Kepolisian. Habib Bahar bin Smith dianggap menyampaikan orasi yang mengandung unsur ujaran kebencian (hate speech).

Pihak Kepolisian telah mengirim surat panggilan pemeriksaan kepada habib Bahar bin Smith pada Jum’at (30/11/18) kemarin. Rencananya, Habib Bahar bin Smith Bahar akan diperiksa penyidik Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Mabes Polri pada Senin (3/12/18) besok.

“Panggilan terhadap Habib Bahar Smith sebagai saksi telah dikirim sejak Jum’at (30/11/18) untuk dipanggil pada Senin (3/12/18) sebagai saksi, “ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo, seperti dilansir dari detikcom (1/12/18). (sa)

This site is using SEO Baclinks plugin created by InfoMotru.ro and Locco.Ro

About admin

Check Also

Demi Bela Rakyat Habib Bahar bin Smith Mengaku Siap Dipenjara

JAKARTA, TINTABIRU.COM – Habib Bahar bin Smith dipolisikan Jokowi Mania dan Cyber Indonesia karena ceramahnya …