Kamis, November 14th, 2019

Bupati Karawang Minta Semua Kantor Dinas Miliki Lahan Parkir Khusus Perempuan dan Penyandang Disabilitas

Oleh: Hasan Basri

KARAWANG, TINTABIRU.COM – Bupati Karawang, dr. Cellica Nurrachadiana, mendesak agar semua kantor dinas yang ada di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karawang memiliki lahar parkir khusus yang diperuntukkan bagi perempuan dan penyandang disabilitas.

Bupati Karawang, dr. Cellica Nurrachadiana, saat menghadiri acara Launching Pengembangan Sistem Pelayanan KIR Terpadu oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang, Sabtu (1/12/18) pagi

Hal tersebut ditegaskan Cellica Nurrachadiana, saat menyampaikan sambutan pada saat “Launching Pengembangan Sistem Pelayanan KIR Terpadu” oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang yang digelar pada Sabtu (1/12/18) pagi, di halaman kantor Dinas Perhubungan Karawang, Jalan Ir. H. Juanda Nomor 20, Kecamatan Kotabaru, Karawang.

“Dinas Perhubungan telah memulai program inovasi yang sangat luar biasa ini. Di akhir tahun 2018 ini kami berharap, semua dinas mengikutinya yakni dengan cara menciptakan lahan parkir khusus bagi perempuan dan kaum disabilitas, “ucap Cellica Nurrachadiana.

Pada acara launching pengembangan sistem pelayanan uji KIR terpadu tersebut, Bupati yang akrab disapa “Teh Celli” ini juga berharap agar pelayanan uji KIR terpadu bisa menjadi jembatan bagi Pemerintah Daerah Karawang dengan masyarakat yang menginginkan kemudahan pelayanan dalam proses pendataan kendaraan angkutan umum.

“Dari 30 ribu jumlah kendaraan yang telah melakukan uji KIR ke Dishub, kami yakin akan bisa bertambah lagi hingga mencapai 39 ribu. Ini adalah data yang disampaikan Kadishub kepada kami, sehingga target perolehan PAD akan bisa tercapai, “harap Cellica.

Cellica Nurrachadiana juga meminta Kadishub agar melakukan sosialisasi dan mengumpulkan semua para pengusaha jasa angkutan untuk dilakukan pendataan.

Senada dengan Bupati Cellica Nurrachadiana, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang, Arif Bijaksana, melaporkan kepada Bupati Karawang mengenai jumlah kendaraan yang wajib dilakukan uji KIR.

“Jumlah kendaraan yang wajib untuk melakukan uji KIR ada sekitar 39 ribu kendaraan. Namun, dari jumlah, baru 30 ribu saja yang telah melakukannya. Sementara, hal ini merupakan kewajiban bagi setiap masyarakat dalam melakukan pengujian KIR yang dilakukan dua kali dalam setahun. Selama ini, kami berupaya melakukan strategi bagaimana caranya agar masyarakat menjadi tertarik dalam menjalankan kewajiban uji KIR. Akhirnya kami mendapatkan jawaban mereka kenapa enggan mendaftarkan kendaraan operasionalnya. Menurut masyarakat, hari uji KIR berbenturan dengan jam kerja mereka, “ujar Arif Bijaksana.

Arif Bijaksana menambahkan, event launching pengembangan sistem pelayanan uji KIR terpadu yang digelarnya merupakan moment dalam rangka  menambah waktu pelayanan bagi masyarakat dengan tetap membuka pelayanan uji KIR pada hari libur.

“Kami akan membuka pelayanan uji KIR tambahan, yakni di setiap hari Sabtu mulai pukul 07-13.00 WIB, “paparnya.

Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang, tambah Arif, juga telah menyiapkan ruang tunggu yang representatif dan edukatif bagi masyarakat, melalui layar monitor yang disediakan di ruang tunggu tentang bagaimana cara berlalu lintas yang baik. (*)

This site is using SEO Baclinks plugin created by InfoMotru.ro and Locco.Ro

About admin

Check Also

Bupati Sebut 80 Persen Kekosongan Jabatan di Pemkab Karawang Telah Terisi, Bener Gak Tuuh?

Oleh: Hasan Basri KARAWANG, TINTABIRU.COM – Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana, mengaku 80 persen jabatan kosong …