Minggu, Desember 16th, 2018

Suu Kyi Bujuk Pengusaha Asia Investasi di Myanmar

SINGAPURA, TINTABIRU.COM – Pemimpin de facto Myanmar, Aung San Suu Kyi, meminta para investor asing agar mau datang ke negaranya untuk berinvestasi menanamkan modal.

Suu Kyi saat meyakinkan para investor Asia untuk menanamkan modal di negaranya

Pernyataan itu dilontarkan Suu Kyi saat menjalani tour de Asia selama beberapa bulan terakhir dalam upayanya membangkitkan kembali perekonomian di negara yang sarat konflik tersebut.

Saat ini Myanmar masih sedang berjuang untuk bangkit dari inflasi tinggi, korupsi, dan konflik yang terus membuat terpuruk perekonomian negara dan diharapkan bisa menjadi lebih baik sejak dari pemerintahan junta militer selama beberapa dekade ke pemerintahan sipil sejak 2016 silam.

Suu Kyi mengatakan, negaranya membutuhkan bantuan dari investor asing terutama dari negara-negara Asia untuk melangkah maju setelah berpuluh-puluh tahun ditekan pemerintahan junta militer.

Suu Kyi juga mendesak para pebisnis agar mengambil peluang dan berani ambil risiko di negaranya itu.

Saat berbicara di sebuah forum bisnis di Singapura, Suu Kyi bersusah payah meyakinkan para investor jika Myanmar masih terbuka untuk bisnis.

“Myanmar adalah pasar di perbatasan akhir Asia Tenggara. Kami memiliki lahan, kami punya populasi tenaga kerja yang baik, kami memiliki sumber daya yang belum dijelajahi, “tegas Suu Kyi, seperti dikutip dari kompas.com yang dilansir dari AFP, Senin (12/11/18).

Kendati demikian, Suu Kyi juga memperingatkan para investor untuk tidak mengharapkan negaranya bisa terbuka dalam eksplorasi sumber daya alam yang melimpah karena akan merugikan rakyatnya.

Myanmar disebut masih memiliki lahan  subur dan luas serta kaya akan batu mulia yang belum terjamah.

“Kami harap anda sekalian mau berinvestasi untuk kepentingan kohesi sosial namun tidak semata-mata mengincar keuntungan ekonomi semata, “tambah Suu Kyi.

Suu Kyi juga tengah berjuang mempertahankan citranya sebagai penegak hak asasi manusia yang telah hancur pasca krisis Rohingya dimana ribuan etnis Muslim tersebut terusir dari Rakhine dan melarikan diri ke Bangladesh.

Myanmar juga tengah terancam mendapat tekanan dari negara-negara Asia Tenggara lainnya atas penanganan Suu Kyi terhadap krisis Rohingya saat digelarnya Konferensi ASEAN akhir pekan ini. (hsn)

This site is using SEO Baclinks plugin created by InfoMotru.ro and Locco.Ro

About admin

Check Also

Soal Pembantaian Muslim Rohingya, Begini Jawaban Aung San Suu Kyi

YANGON, TINTABIRU.COM – Aung San Suu Kyi akhirnya angkat bicara mengenai pembantaian etnis muslim Rohingya yang …