Selasa, April 23rd, 2019

Gaji Rp200 Ribu Per Bulan Ribuan Honorer K2 Tolak Permen PAN RB Nomor 36 Tahun 2018

Oleh: Nurajat/ Hasan Basri

KARAWANG, TINTABIRU.COM – Ribuan tenaga honorer K2 yang tergabung dalam Forum Honorer Kategori 2 Kabupaten Karawang, Selasa (18/9/18) pagi menggelar aksi demo menolak Permen PAN RB Nomor 36 dan 37 Tahun 2018 serta mendesak segera disahkannya revisi UU ASN pasal 131 A.

Ribuan tenaga honorer K2 Kabupaten Karawang saat menggelar aksi menolak Permen PAN RB nomor 36 dan 37 Tahun 2018

Aksi demonstrasi itu digelar di depan pintu gerbang Pemda Karawang, Jalan Raya Ahmad Yani  Kota Karawang, Jawa Barat.

Wakil Ketua komisi D DPRD Kabupaten Karawang, Endang Sodikin,  mengatakan tuntutan ribuan tenaga honorer K2 itu adalah meminta supaya diangkat menjadi PNS dengan tanpa melihat faktor usia karena mereka telah mengabdi puluhan tahun kepada negara.

Para tenaga honorer K2 di Kabupaten Karawang minta pemerintah segera mengangkat mereka sebagai PNS

“Dalam aturan Men PAN RB Nomor 36 tahun 2018 disebutkan bahwa, hanya tenaga honorer K2 yang usianya maksimal 35 tahun saja yang bisa diterima menjadi PNS. Aksi ini digelar sebagai tuntutan kepada pemerintah karena sebagian besar mereka telah mengabdi kepada negara lebih dari 25 tahun. Kami akan bahas masalah aturan Men PAN RB nomor 36 Tahun 2018 ini dengan Bupati Karawang. Insya Allah kami akan konsisten mendukung para tenaga honorer K2. Kami tegaskan juga bahwa, DPRD Kabupaten Karawang bersama dengan Pemerintah Daerah menolak kebijakan ini karena tidak berpihak kepada tenaga honorer K2, “ujar Endang Sodikin kepada wartawan, Selasa (18/9/18) siang.

Salah seorang guru honorer K2 yang diketahui mengajar di SMPN 5 Karawang, Megasanti (50), menuntut kepada pemerintah agar bisa segera diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil.

Megasanti (50) guru honorer K2 di SMPN 5 Karawang

“Kami menuntut kepada pemerintah agar kami bersama dengan tenaga honorer K2 lainnya bisa segera diangkat menjadi PNS. Kami juga mendesak agar pemerintah segera menggagalkan CPNS umum yang rencananya akan dibuka pada Rabu (19/9/18) besok, “kata Megasanti.

Dikatakan dia, aturan Men PAN RB Nomor 36 Tahun 2018 sangat tidak berpihak kepada para tenaga honorer K2 karena aturan tersebut sangat diskriminatif.

“Aturan Men PAB Nomor 36 Tahun 2018 menjegal kami dengan batasan usia. Karena batasan usia dalam Men PAN RB tersebut hanya tenaga honorer dengan usia maksimal 35 tahun saja yang bisa diangkat menjadi PNS. Padahal kami dan para tenaga honorer K2 lainnya telah mengabdi kepada negara lebih dari 30 tahun. Dengan aturan ini kami terancam tidak bisa mengikuti tes CPNS umum.  Harusnya pemerintah bisa melihat kebawah. Karena dengan aturan baru ini betapa susahnya menjadi seorang guru PNS, sementara kami para tenaga honore hanya  mendapatkan gaji Rp200 ribu per bulan. Pemerintah sangat tidak menghargai kami. Padahal kami bekerja berpuluh-puluh tahun demi untuk mencerdaskan anak bangsa. Tragisnya lagi, dua bulan ke belakang kami dan tenaga honorer K2 yang ada di Kabupaten Karawang belum menerima gaji honorer, “tuturnya.

Bupati Karawang, dr. Cellica Nurrachadiana, yang menemui massa aksi menjanjikan akan memberi tambahan upah kesejahteraan kepada mereka.

“Pada prinsipnya kami menampung semua aspirasi  ini dan akan menyampaikan tuntutan teman-teman tenaga honorer K2 kepada Presiden Republik Indonesia melalui Kemen PAN RB, “janji Cellica.

Cellica juga berterimakasih kepada para guru honorer K2 yang telah mengabdikan hidupnya untuk mencerdaskan anak bangsa.

“Kami sangat berterimakasih kepada teman-teman guru yang telah mendidkasikan hidupnya selama berpuluh – puluh tahun dalam mencerdaskan anak bangsa, “imbuhnya.

Bupati Cellica Nurrachadiana menyebut bahwa kebijakan pengangkatan para tenaga honorer K2 menjadi PNS merupakan kebijakan pemerintah pusat yang tidak bisa diintervensi.

“Formasi CPNS yang ditetapkan tahun sekarang dianggap tidak berkeadilan, namun ini merupakan kewenangan pusat. Kewajiban kami selaku Pemerintah Daerah hanya menampung aspirasi dan menyampaikan aspirasi tersebut kepada Pemerintah Pusat. Untuk diketahui, total honorer di Dinas Pendidikan Kabupaten Karawang adalah 6700. Dari 6700 tenaga honorer  tersebut terdapat  2096 yang statusnya sebagai honorer K2. Dari 88 formasi CPNS yang ada, hanya 40 tenaga honorer K2 saya yang bisa diangkat, “pungkasnya. (*)

This site is using SEO Baclinks plugin created by InfoMotru.ro and Locco.Ro

About admin