Selasa, Agustus 20th, 2019

Fraksi Golkar DPRD Karawang Desak Pemerintah Tindak Tegas Pelaku Kejahatan Lingkungan di Bendung Barugbug

Oleh: Hasan Basri

KARAWANG, TINTABIRU.COM – Anggota fraksi Golkar DPRD Kabupaten Karawang, Selasa (14/8/18) siang menggelar sidak ke Bendungan Barugbug Desa Situdam Kecamatan Jatisari Kabupaten Karawang.

Anggota DPRD Karawang asal fraksi Golkar, Saepudin Permana, saat melakukan sidak ke Bendung Barugbug, Selasa (14/8/18)

Kunjungan para anggota DPRD Karawang dari fraksi Golkar ke Bendungan Barugbug ini sebagai bentuk keperihatinan mereka terhadap nasib masyarakat dan petani yang ada di wilayah Kecamatan Jatisari.

Masyarakat dan para petani di wilayah ini setiap harinya harus menghirup bau tidak sedap dari bendungan Sungai Cilamaya tersebut karena sungai ini telah tercemari limbah industri  yang diduga berasal dari perusahaan industri yang ada di Kabupaten Purwakarta dan Subang.

“Pemkab Karawang dan Pemprov Jawa Barat harusnya lebih peduli terhadap penderitaan masyarakat disini dan tidak boleh diam saat masyarakat Jatisari menjadi korban pembuangan limbah beracun yang berasal dari industri. Akibat limbah beracun itu masyarakat disini harus menghirup udara tidak sedap dan bau yang menyengat yang bisa mengganggu pernafarasan mereka, “kata Ketua DPD Golkar Karawang, Sukur Mulyono.

Rombongan anggota DPRD Kabupaten Karawang asal fraksi Partai Golkar ini kemudian mengamati dan melihat langsung kondisi air bendungan Barugbug yang airnya berwarna hitam pekat dan menimbulkan bau tidak sedap akibat tercemari limbah industri.

Hal senada dikatakan Saepudin Permana, salah seorang anggota DPRD Kabupaten Karawang asal fraksi partai Golkar. Menurut dia, air yang mengalir di sepanjang Bendung Barugbug tersebut telah tercemari limbah industri yang berasal dari luar Kabupaten Karawang dan hingga kini masih menjadi permasalahan yang serius.

“Di setiap musim kemarau air yang ada di sepanjang Bendungan Barugbug kondisinya menjadi hitam pekat. Kondisi ini lebih parah saat malam hari. Kami menyayangkan pihak-pihak terkait yang hingga 12 tahun lebih masih menutup mata terhadap kondisi ini. Kemana saja mereka ?, “tanya Saepudin Permana keheranan.

Dijelaskan dia, kejahatan lingkungan yang terjadi di sepanjang aliran sungai Cilamaya itu tidak boleh dibiarkan begitu saja. Menurutnya, cepat ataupun lambat masyarakat yang tinggal di sepanjang daerah aliran sungai itu akan terinfeksi berbagai macam penyakit.

“Ini adalah salah satu bentuk kejahatan lingkungan dan tidak boleh dibiarkan begitu saja. Pemerintah harusnya bertindak secara tegas dan menghukum para pelakunya, “tegasnya.

This site is using SEO Baclinks plugin created by InfoMotru.ro and Locco.Ro

About admin

Check Also

Ketua DPD Golkar Karawang Prihatin Upah PSM Hanya Rp200 Ribu Per Bulan

Oleh: Hasan Basri KARAWANG, TINTABIRU.COM – Ketua DPD partai Golkar Kabupaten Karawang, Sukur Mulyono, Sabtu …

Subcribe Youtube kami