Kamis, November 14th, 2019

Air Bendungan Barugbug Masih Menghitam, Pemuda Jatisari Ancam Kepung Pemda Karawang

Oleh: Dadang Aripudin

KARAWANG, TINTABIRU.COM – Hingga hari ini bau tidak sedap masih menyelimuti bendungan Barugbug. Para pengguna jalan yang melintas di sepanjang bendungan itu akan mencium bau yang menyengat yang berasal dari air yang mengalir di bendungan tersebut.

Menurut Kepala Desa Barugbug, Suhatip, beberapa hari pasca air sungai di bendungan Barugbug menjadi hitam pekat dan berbau menyengat, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Karawang langsung mengundang seluruh Kepala Desa yang ada di wilayah Kecamatan Jatisari untuk menghadiri rapat di gedung DLHK, membahas pembuangan limbah di bendungan itu pada Rabu (30/8/17).

Hingga Rabu (30/8/17) air di bendungan Barugbug masih hitam pekat dan berbau menyengat

Suhatip menyatakan, pada rapat yang digelar antara para Kepala Desa se Kecamatan Jatisari dengan DLHK, Kepala Dinas DLHK berjanji akan menampung seluruh aspirasi para Kepala Desa terkait dampak yang ditimbulkan akibat pencemaran limbah di bendungan yang ada di wilayah perbatasan antara Kabupaten Karawang, Purwakarta dan Subang tersebut.

“Pada rapat yang digelar, para Kepala Desa se Kecamatan Jatisari mendesak kepada Pemda Karawang agar permasalahan pencemaran bendungan Barugbug segera ditindak lanjuti, “katanya.

H. Bedi (Ketua Forum Pemuda Jatisari Bersatu)

Sementara, Ketua Forum Pemuda Jatisari Bersatu (FPJB) H. Bedi, meminta kepada Pemerintah baik pusat maupun daerah, agar pencemaran limbah yang ada di bendungan Barugbug segera dicarikan penyelesaiannya.

“Masyarakat Desa Barugbug  dan Desa Situdam sudah tidak tahan akibat  bau tidak sedap yang berasal dari air yang mengalir di bendungan Barugbug, “tutur H. Bedi.

H. Bedi menegaskan, dalam waktu dekat Forum Pemuda Jatisari Bersatu (FPJB) dan para aktivis lingkungan akan menggelar aksi demonstrasi ke Pemda Karawang.

“Dalam waktu dekat kami bersama para pemuda se Kecamatan Jatisari dan para aktivis lingkungan serta para Kepala Desa akan menggelar aksi dan orasi secara besar- besaran ke gedung Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang, untuk meminta agar pencemaran limbah di aliran sungai Cilamaya itu bisa segera dihentikan, “tutupnya. (*)

This site is using SEO Baclinks plugin created by InfoMotru.ro and Locco.Ro

About admin

Check Also

DPRD Kabupaten Lebak Kunjungi Karawang Gelar Study Banding Soal Ngurus Ormas dan LSM

Oleh: Darsen Tajudin KARAWANG, TINTABIRU.COM – Anggota DPRD  Kabupaten Lebak Provinsi Banten melakukan kunjungan kerja …