Jumat, September 20th, 2019

Gelombang Penolakan Konsep “Wanatani Nusantara dan Program Pertanian Modern” di Karawang Semakin Membesar

Oleh: Hasan Basri

KARAWANG, TINTABIRU.COM  – Ratusan massa yang mengatas namakan Masyarakat Karawang Bersatu, Jum’at (11/8/17) siang menggelar aksi penolakan terhadap program Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang akan melakukan alih fungsi lahan hutan menjadi kawasan pertanian modern.

Aksi penolakan oleh ratusan massa yang berasal dari 21 Lembaga Swadaya Masyarakat itu digelar di depan gedung Bupati Karawang,  Jalan Raya Ahmad Yani Nomor 1 Karawang,  meski aksi mereka tidak ditemui Bupati Karawang, dr. Cellica Nurrachadiana.

Nace Permana, salah seorang  koordinator aksi menyatakan, pihaknya akan tetap menolak tanpa syarat program yang digulirkan Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, hingga Peraturan Menteri LHK Nomor 39 tahun 2017 itu dicabut, karena menurutnya, Permen LHK Nomor 39 tahun 2017 bertabrakan dengan UU Nomor 26 tahun 2007 tentang penataan ruang.

“Terbitnya Permen LHK No 39 tahun 2017 telah mengusik ketenangan kami selaku LMDH, padahal lebih dari 15 tahun kami hidup tenang  tanpa ada yang mengusik di hutan. Permen LHK nomor 39 adalah upaya kaum kapitalis untuk memperkaya dirinya dengan cara menguasai lahan negara.  Bayangkan,  dengan terbitnya Permen LHK Nomor 39 tahun 2017 tersebut,  masyarakat dari daerah mana saja bisa keluar masuk untuk menguasai hutan,  sementara kami yang telah lama menetap disana keberadaannya akan dibubarkan, karena dengan Peraturan Menteri tersebut pemerintah pusat akan membubarkan LMDH,  “kata Nace kepada sejumlah wartawan.

Nace mengungkapkan, saat ini masyarakat petani dari berbagai daerah  banyak yang menuntut  agar Permen LHK nomor 39 tahun 2017 dicabut.

“Beberapa hari kemarin masyarakat petani  Jawa Barat telah menggelar kongres meminta agar  Permen LHK nomor 39 tahun 2017 dicabut, dan beberapa hari mendatang kongres serupa akan digelar oleh masyarakat petani di Jawa Tengah, “tegas nace.

Di tempat yang sama, koordinator Masyarakat Karawang Bersatu, Iwan Karsiwan menyatakan akan tetap menolak program pengelolaan hutan sosial yang digulirkan pemerintah pusat, dimana program tersebut menggandeng PT. Albaghdadi Indonesia Sejahtera yang akan merealisasikan konsep “Wanatani Nusantara”.

“Kami akan tetap menolak konsep “Wanatani Nusantara” yang akan direalisasikan oleh PT. Albaghdadi Indonesia Sejahtera, karena dengan program tersebut keberadaan hutan di Kabupaten Karawang akan terkikis habis, “kata pria yang akrab disapa Iwan Phortal tersebut.

Aksi penolakan terhadap program kehutanan sosial yang digelar Masyarakat Karawang Bersatu, bersamaaan dengan pelepasan keberangkatan jamaah calon haji Kabupaten Karawang gelombang III Kloter 48 JKS, yang dimulai pukul 10:30 WIB. (*)

Berikut Viedonya:

This site is using SEO Baclinks plugin created by InfoMotru.ro and Locco.Ro

About admin

Check Also

Partai Gerindra Ajak Masyarakat Rebut Kekuasaan

Oleh: Hasan Basri KARAWANG, TINTABIRU.COM – Ribuan massa dari pengurus dan simpatisan partai Gerindra Kabupaten …

Subcribe Youtube kami