Kamis, April 25th, 2019

Digeruduk BPD, Cellica-Jimmy Kabur Tinggalkan Komplek Pemda

Oleh: Hasan Basri

KARAWANG – Ratusan anggota BPD se Kabupaten Karawang yang tergabung dalam Forum Komunikasi Badan Permusyaratan Desa (FK-BPD) Rabu siang (9/5/17) menggeruduk Kantor Pemda Karawang.

“Aksi ini digelar ratusan anggota BPD, usai para pejabat Pemda Karawang menggelar acara Isra Mi’raj di halaman Masjid Al-‘Amal, Komplek Pemda Karawang.

Ratusan anggota BPD kecewa, lantaran Bupati dan Wakil Bupati Karawang yang akan mereka temui, meninggalkan komplek Pemda Karawang, saat mengetahui ratusan anggota FK-BPD datang menggeruduk untuk menagih janji politik saat pilkada 2015 lalu.

” Kami kecewa dengan sikap Bupati dan Wakil Bupati Karawang yang kabur meninggalkan Komplek Pemda, padahal saat acara Isra Mi’raj keduanya ada disini, akan tetapi saat keduanya mengetahui kami akan datang, Bupati dan Wakil Bupati malah kabur, ” kata Wakil Ketua FK-BPD, Tamjid, saat berbincang dengan tintabiru.com.

Menurut tamjid, saat pilkada 2015 lalu, pasangan Cellica-Jimmy menjanjikan akan menaikan tunjangan bagi anggota BPD dengan kenaikan hingga 100 persen, namun yang terjadi, sambung dia, sejak Cellica-Jimmy resmi dilantik menjadi Bupati-Wakil Bupati Karawang, jangankan kenaikan tunjangan, kata dia, biaya operasional untuk BPD pun bahkan dipangkas.

“Sebelum Cellica-Jimmy menjabat sebagai Kepala Daerah di Karawang, Biaya operasional bagi BPD setiap tahunnya mencapai Rp30 juta bagi setiap desanya, Namun saat keduanya resmi menjabat sebagai Bupati-Wakil Bupati Karawang, jangankan akan menaikkan tunjangan, BOP untuk peningkatan etos kerja BPD pun malah dipangkas hingga menjadi Rp12 juta per desa, ” tandas tamjid.

“Sudah dua kali kami menggelar aksi menagih janji pilkada pasangan Cellica-Jimmy, Namun tidak ada satu pun yang menemui kami, “katanya, “.

Dikatakan dia, Pada 29 Maret 2017 lalu, FK-BPD telah menggelar aksi serupa, Namun hanya ditemui Asisten Bidang Pemerintahan dan Asisten Bidang Pembangunan, sementara dari pertemuan yang digelar, hingga saat ini tidak ada kejelasan kapan tuntutan mereka dikabulkan.

Sebelumnya, aksi ratusan anggota BPD ini sempat tertahan di pintu luar gerbang Pemda Karawang, karena pihak Kepolisian tidak mengijinkan mereka masuk. Namun saat para anggota BPD mengancam akan melakukan aksi anarkis jika tidak diperkenankan masuk, akhirnya aparat keamanan mengijinkan 20 perwakilan mereka untuk menyampaikan tuntutannya kepada Asisten Bidang Pembangunan sekaligus Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Drs. Akhmad Hidayat.

Dalam pertemuan yang digelar di ruang rapat Sekda, 20 perwaiklan pengurus FK-BPD masih mengaku kecewa, karena Plt. Kepala DPMD masih belum bisa memberikan kepastian terhadap tuntuan mereka.

Sementara, Akhmad Hidayat menyatakan bahwa dirinya tidak memiliki kewenangan untuk mengabulkan tuntuan yang disampaikan para anggota BPD.

“Kami hanya bisa berusaha dan berupaya untuk menyampaikan usulan ini kepada Bupati dan Wakil Bupati atau paling tidak ke Sekda, ” tutur Akhmad Hidayat. (*)

This site is using SEO Baclinks plugin created by InfoMotru.ro and Locco.Ro

About admin

Check Also

Belum Lunasi Pembayaran Siswi SMAN I Rengasdengklok Terancam Tak Bisa Ikut UN

Oleh: Darsen Tajudin KARAWANG, TINTABIRU.COM – Seorang siswi kelas XII SMAN 1 Rengasdengklok Kabupaten Karawang …