Selasa, Agustus 20th, 2019

Seluruh Perlintasan KA di Bandung Dijaga Ketat! “10 Brimob Polda Jabar antar The Jakmania Pulang ke Jakarta”

Oleh: Bayu Sid

PASCA aksi anarkis yang dilakukan sembilan pemuda di Stasiun Kiaracondong terhadap kereta api rombongan The Jakmania, hari ini, Minggu (26/3/2017), seluruh perlintasan kereta api di Bandung dijaga ketat. Tak hanya itu, sejumlah parat Brimob Polda Jabar pun ikut dalam kereta api yang membawa para The Jakmania dari Cilacap ke Jakarta. Pengawalan dilakukan mulai dari Stasiun Kota Banjar.

brimob1_20170326_121136

Kepulangan rombongan suporter Persija Jakarta, menggunakan kereta Serayu. Sebanyak 94 suporter The Jakmania terdata menaiki kereta api jurusan Purwokerto-Pasar Senen itu.

“Pengawalan dilakukan setelah tiba di Stasiun Banjar. Sebelumnya, rombongan juga sudah dikkawal aparat Polda Jateng,” kata Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Yusri Yunus, kepada wartawan, Minggu (26/3/2r017).

Pengawalan dilakukan untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan, pasca terjadinya aksi pelemparan oleh sembilan pemuda di Stasiun Kiaracondong.

“Untuk menghindari aksi anarkistis, kami juga kawal kereta selama melintas di wilayah hukum Polda Jabar,” tambah Yusri.

Selain mengawal, sambung Yusri, penjagaan dan pengawasan juga dilakukan di stasiun dan pintu perlintasan. Penjagaan dan pengawalan itu tersebut berlaku sampai kereta api keluar dari wilayah hukum Polda Jabar.

“Personel melakukan pengawalan dan penjagaan di lokasi yang sudah ditentukan berdasarkan pemetaan kerawanan. Sementara personil Brimob yang ditempatkan di dalam kereta api yang ditumpangi The Jakmania, ada 10 orang,” tambah Yusri.

Para suporter Persija Jakarta itu, berada dalam rangkaian kereta api sebanyak 8 gerbong dengan jumlah suporter 94 orang. Kereta api tersebut mulai melintasi wilayah hukum Polda Jabar sejak jam 08.53 WIB tiba di Stasiun Kota Banjar dan berangkat kembali jam 09.00 WIB.

Sebelumnya, Polsek Kiaracondong menangkap sembilan pemuda yang diduga melakukan perusakan terhadap Kereta Api Serayu, Jumat (24/3/2017) dini hari. Mereka melempari kereta api yang disebut-sebut terdapat sejumlah pendukung Persija Jakarta, The Jak Mania.

Kesembilan pemuda itu berinisial DK (22), M (21), OM (22), IF (19), IIU (19), HA (18), AFJ (21), MI (21), dan IZM (17). Mereka ditangkap aparat Polsek Kiaracondong ketika melakukan aksinya di Stasiun Kiaracondong pukul 00.15 WIB.

“Mereka melempari kereta api yang sedang transit di Stasiun Kiaracondong dengan menggunakan batu yang berada di rel kereta api,” kata Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Hendro Pandowo, melalui Kapolsek Kiaracondong, Kompol Asral Bakar, kepada wartawan di Markas Polsek Kiaracondong, Jalan Ibrahim Adjie, Kota Bandung, Jumat (24/3/2017).

Asral mengatakan, para pelaku perusakan tidak merencanakan pelemparan tersebut, melainkan hanya berkumpul di Stasiun Kiaracondong. Menurunyan, plemparan dilakukan setelah mereka mengetahui ada pendukung Persija di Kereta Api Serayu.

“Secara spontan mereka melakukan pelemparan karena megetahui ada The Jak Mania memposting via media sosial instagram bahwa akan menuju kota Cilacap karena ada pertandingan dengan PS Cilacap melalui Kota Bandung,” kata Asral. (*)

 

This site is using SEO Baclinks plugin created by InfoMotru.ro and Locco.Ro

About admin

Check Also

Panwascam Cikampek Pertanyakan Keberadaan Mobil Plat Merah di Acara “Prabowo Menyapa Warga Jawa Barat”

Oleh: Dadang Aripudin KARAWANG, TINTABIRU.COM – Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kecamatan Cikampek, Sabtu (31/3/18) pagi …

Subcribe Youtube kami