Kamis, November 14th, 2019

Konfercab XX NU Karawang, Wabup Berikan Dana Rp 29 Juta

Oleh: Hasan Basri

NAHDlATUL ULAMA (NU) Kabupaten Karawang, hari ini, Minggu (19/3/2017), menggelar Konferensi Cabang (Konfercab) XX, di Pondok Pesantren Al-Fathimiyah, Jalan Perum Peruri Desa Pinayungan, Kecamatan Telukjambe Timur, Karawang. Wakil Bupati Karawang H. Ahmad Zamakhsary secara resmi membukanya, sekaligus memberikan bantuan kepada PCNU Kabupaten Karawang sebesar Rp 29 juta.

HMS_3462

Acara yang dihadiri ratusan warga Nahdliyyin di Kabupaten Lumbung Padi ini, puncaknya akan memilih ketua tanfhidiyyah dan syuriah.

“Kami menyediakan 1000 kursi, dan kursi tersebut penuh semuanya, bahkan ada yang juga berdiri,” ujar Ketua Panitia Pelaksana Muscab XX PCNU Karawang, Ir. H. Karyan Gunawan.

Empat kandidat ketua Tanfidhiyyah PCNU Karawang bertengger. Mereka adalah untuk masa bhakti 2017-2022, Ke empat calon Kandidat tersebut adalah, H. Ahmad Ruhiyyat (Wakil Ketua PCNU, Kakak Kandung Wakil Bupati Karawang, H. Ahmad Zamakhsary), Drs. H. Acep Jamhuri (Wakil Ketua PCNU, Kepala dinas PUPR Kab. Karawang), Drs. H. Abdul Sholeh, (Wakil Ketua PCNU) Ir. H. Mahrus Alie (Wakil Bendahara PCNU).

Sementara, ada dua kandidat kuat yang akan memperebutkan kursi Rois Syuriah PCNU Karawang, yakni KH. Nandang Qusyaeri (Wakil Rois Syuriah PCNU/ Pimpinan Ponpes Al-Mushlih, Telukjambe Timur ) dan KH. Ade Fatahillah (Katib Syuriah PCNU/ Pimpinan Ponpes Ar-Rohmah, Kosambi Klari)

Dikatakan Karyan, hingga saat ini calon Ketua Tanfidhiyyah dan Syuriah merupakan hak prerogatif dari setiap MWCNU dari 30 MWCNU yang ada di kabupaten Karawang.

Methode pemilihan ketua tanfhidiyyah dan syuriah, kata Karyan menggunakan methode Ahwa (Ahlul Halli Wal ‘Aqdi) Aklamasi atau Musyawarah Mufakat sebagaimana yang diterapkan pada Muktamar NU di Jombang Jawa Timur tahun 2016.

” Tata cara pemilihan Ketua baik Tanfidhiyyah maupun Syuriah akan menggunakan sistem Ahwa (Ahlul Halli Wal ‘Aqdi) yakni menggunakan methode Aklamasi atau musyawarah mufakat, namun kemungkinan methode ini hanya digunakan saat pemilihan Ketua Syuriah saja, karena pada pemilihan Ketua Tanfhidiyyah kemungkinan menggunakan sistem voting, ” jelas Karyan.

Ketua PC GP Anshor Kabupaten Karawang, Ade Permana SH. mengatakan, dirinya menurunkan sekitar Lima puluh personel Barisan Anshor serbaguna (Banser) untuk pengamanan Muscab XX tersebut.

“Kami menerjunkan sekitar 50 Banser untuk pengamanan Muscab NU Kabupaten Karawang XX, untuk antisipasi dari hal-hal yang tidak diinginkan yang kemungkinan terjadi, ” jelas Ade Permana. (*)

 

 

This site is using SEO Baclinks plugin created by InfoMotru.ro and Locco.Ro

About admin

Check Also

DPRD Kabupaten Lebak Kunjungi Karawang Gelar Study Banding Soal Ngurus Ormas dan LSM

Oleh: Darsen Tajudin KARAWANG, TINTABIRU.COM – Anggota DPRD  Kabupaten Lebak Provinsi Banten melakukan kunjungan kerja …