Jumat, September 20th, 2019

Bangunan SDN Ciptamargi 2 Ambruk, Wakil Ketua DPRD Pertanyakan Kinerja Kadis Dikpora Karawang

oleh: Hasan Basri

AMBRUKNYA SDN Ciptamargi 2, di Kecamatan Cilebar, Karawang, disikapi kalangan legislator di DPRD Karawang. Umumnya, mereka meminta Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Karawang untuk segera melakukan langkah konkrit.

IMG_20170202_132419“Saya ikut prihatin, karena saat Pemkab Karawang sedang gencar meningkatkan IPM. Disitu terjadi sekolah roboh, berarti ini akibat kurangnya pengawasan dari UPTD Pendidikan setempat,” ujar Wakil Ketua II DPRD Karawang, Ajang Sopandi, saat ditemui tintabiru.com, Kamis (2/2/2017) di ruang kerjanya.

Untuk diketahui, SDN Ciptamargi 2 ambruk pada Rabu (1/2/2017). Menurut Rahmat, Kepala SD tersebut, ambruknya empat ruangan di sekolah tersebut lantaran bangunannya sudah lapuk. Sementara pemkab Karawang tidak pernah memperhatikannya.

Menyikapi hal itu, politisi yang pernah menjabat sebagai kepala desa ini mengatakan, seharusnya UPTD Pendidikan setempat memiliki catatan sekolah yang layak dan tidak layak. Kemudian, dari sana mereka bisa meneruskan ke tingkat dinas.

“Dalam hal ini, harusnya kepala dinas pendidikan mengutamakan sekolah yang bangunannya sudah tidak layak. Bagaimana mau mencerdaskan kehidupan bangsa, jika bangunan sekolahnya saja tidak layak,” lanjutnya.

Bangunan SD yang ambruk
Bangunan SD yang ambruk

Ajang kemudian mempertanyakan kinerja Kadis Dikpora Karawang. “Apa sih kerjanya kepala dinas pendidikan? Dia kan punya misi dan visi tentang pendidikan. Dia juga yang mengendalikan anggaran pendidikan. Harusnya anggaran itu diperuntukkan sesuai kebutuhan. Ini bukan kesalahan bupati, karena ini adalah tupoksinya kepala Disdikpora Karawang,” tandas Ajang.

Menurut ajang, Kepala Disdikpora Karawang tidak cepat tanggap dalam melihat persoalan yang terjadi di dunia pendidikan di Karawang. Apalagi,ambruknya SDN Ciptamargi 2 terjadi di awal tahun 2017.

“Saya meminta pihak Disdikpora Karawang segera melakukan penanganan terhadap masalah ini, apalagi banyak siswa dari SD tersebut yg melakukan kegiatan belajarnya sambil ngampar di teras sekolah,” katanya.

Ajang Supandi menambahkan, robohnya gedung sekolah di Kabupaten Karawang bukan kali yang pertama. Menurut dia, kejadian ini selalu terjadi setiap tahun sehingga menjadi preseden buruk bagi dunia pendidikan di kabupaten lumbung padi Karawang.

“Robohnya gedung sekolah ini bukan yang pertama kali terjadi, karena kalau diamati, setiap tahun selalu saja ada gedung yang roboh,” ujarnya.

Wakil rakyat asal partai Gerindra ini akan segera meminta Komisi C dan D untuk segera memanggil Kepala Disdikpora Karawang, untuk memintai keterangan serta mempertanggung jawabkan kinerjanya.

“Saya akan intruksikan komisi yang membidangi masalah pendidikan dan infrastruktur untuk segera memanggil kepala Disdikpora, tak masalah apakah pembangunan SD yang roboh tersebut menggunakan dana talangan ataupun dana CSR Bank Jabar,” pungkas Ajang. (*)

This site is using SEO Baclinks plugin created by InfoMotru.ro and Locco.Ro

About admin

Check Also

Tokoh Masyarakat Desa Mekarlaksana: Haturnuhun Ibu Dandim 0608 Cianjur!!

Oleh: Hasby Ashshidiki CIANJUR, TINTABIRU.COM – Masyarakat Desa Mekarlaksana Kecamatan Sindangbarang Kabupaten Cianjur ibarat tengah …

Subcribe Youtube kami