Selasa, April 23rd, 2019

PNS Kemenag Karawang Minta Polri Segera Tahan Ahok, Ini Meluncur dalam Acara Diskusi

KARAWANG, TINTABIRU.COM – Ada yang mengagetkan dalam gelaran diskusi panel dengan tema “Silaturahmi Tokoh Agama Menjaga Agama Merawat Negeri”, Jumat (25/11/16) siang, di ruang rapat gedung Kementrian Agama Kabupaten Karawang. Mayoritas PNS di lingkungan Kemenag Kabupaten Karawang menginginkankan agar Polri segera menahan Gubernur DKI Jakarta non aktif, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Gelaran diskusi itu dihadiri 170 peserta, terdiri dari 7 pejabat Kemenag Karawang, 12 kepala madrasah, 30 kepala KUA se-Kabupaten Karawang, 60 pegawai penyuluh, 30 pengawas, 16 pengurus KBIH, sejumlah tokoh masyarakat dan tokoh agama mulai dari Ketua MUI, Ketua FKUB  dan beberapa Ormas Islam seperti Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, Persis, Mathlaul Anwar, beberapa perwakilan dari Front Pembela Islam Karawang, serta para tokoh agama dari Katolik, Kristen dan Budha, berikut Wakapolres Karawang Kompol Irwansyah dan Kepala Seksi Teritorial Kodim 0604 Karawang, Kapten Totok Sugiarto.

Dalam gelaran diskusi ini, mayoritas PNS dan peserta yang hadir menganggap kalau yang menjadi akar masalah bangsa Indonesia saat ini adalah tebang pilihnya sistem hukum terhadap seseorang yang telah menjadi tersangka.

Karjan, salah seorang penyuluh agama dari KUA Majalaya, Karawang, meminta pihak kepolisian agar lebih tegas dalam menangani kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan tersangka Ahok.

“Seharusnya para penegak hukum cepat tanggap dalam menangani inti masalah ini. Artinya, pihak kepolisian harus cepat merespon reaksi masyarakat atas kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan Ahok dengan cara segera menahan si tersangka,” ujarnya.

Ditambahkan dia, kasus Ahok memunculkan banyak masalah besar yang bisa mengancam keutuhan NKRI. Hal itu sambung dia, terlihat dari banyaknya aksi demonstrasi dimulai dari Jilid I, II dan Jilid III yang akan digelar pada 02 Desember 2016 mendatang.

Untuk masalah ini, Karjan menyitir salah satu pepatah dari bahasa arab yang berbunyi, Intizau Lubbil Mas’alah, Artinya, Para penegak hukum harus segera (mencabut akar pokok mas’alah) yakni dengan cara segera menahan si tersangka dugaan kasus penistaan agama oleh Ahok.

Sementara, Dede Kusnadi, seorang pengawas di Kantor Kemenag Karawang, juga menyayangkan sikap Polri yang lamban saat menangani kasus Ahok. Pria yang juga menjadi dosen di Universitas Singaperbangsa ini memprediksi, jika pada akhirnya Ahok akan bebas dan dinyatakan tidak bersalah.

“Saya yakin akan terjadi seperti itu, karena ada kepentingan politik dalam masalah ahok,” katanya.

Dede Kusnadi meminta Wakapolres Karawang, agar jajaran kepoisian lebih arif dan bijak dalam masalah ini. Dede membandingkan masalah penistaan agama yang dilakukan Lia Eden, Ahmad Mushaddeq, dan yang lainnya setelah mereka resmi dinyatakan sebagai tersangka, mereka langsung ditahan pihak kepolisian. Namun untuk kasus Ahok, Dede sangat menyayangkan kinerja aparatur penegak hukum yang terlihat tidak mampu menciptakan keadilan bagi kehidupan warga dan masyarakat.

“Kepada bapak Wakapolres, saya meminta agar para penegak hukum segera menahan Ahok, karena Ahok telah ditetapkan sebagai tersangka atas kasus dugaan penistaaan agama. Kan para tersangka kasus penistaan agama yang lain, begitu mereka telah ditetapkan sebagai tersangka langsung ditahan. Sementara berbeda dengan kasus Ahok, ada apa ini?” katanya.

Sementara itu, Wakapolres Karawang Kompol Irwansyah berjanji akan mengutamakan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi serta segeilintir orang dan golongan. Pihak Polres Karawang juga menghimbau agar masyarakat yang berniat mengikuti aksi Bela Islam Jilid III mengurungkan niatnya. “Hal ini, untuk mengantisipasi adanya pihak ke-3 yang menginginkan NKRI tidak kondusif,” katanya. (hsn)

This site is using SEO Baclinks plugin created by InfoMotru.ro and Locco.Ro

About admin

Check Also

Soal Aliran Kepercayaan Dikolom KTP, Menteri Agama: “Saya Telah Berkirim Surat Kepada Bapak Mendagri”

Oleh: Hasan Basri KARAWANG, TINTABIRU.COM – Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin angkat bicara terkait putusan Mahkamah …