Selasa, Agustus 20th, 2019

Boom!!! Ada Ledakan di Depan Gereja Oikumene, Banyak Anak dan Balita Terluka

SAMARINDA – Ada ledakan di depan Gereja Oikumene di Loa Janan Ilir, Samarinda, Kalimantan Timur, Minggu (13/11/2016). Sejumlah orang terluka, termasuk balita dan anak-anak, juga beberapa sepeda motor hangus.

Anak-anak dan balita yang jadi korban
Anak-anak dan balita yang jadi korban

“Kejadian ledakan sekitar pukul 10.30 Wita,” ujar anggota Polsek Loa Janan, Aiptu Gugus.

Saat kejadian, gereja dalam keadaan ramai oleh jemaat. “Itu paling ramai di desa itu ngumpul ibadah di situ,” sebutnya.

Ledakan bom diketahui akibat lemparan bom molotov yang dilakukan oleh seseorang berinisial J. “Dia gabung dengan kelompok JAT, kita akan kembangkan,” ujar Kapolri Jenderal Tito Karnavian, kepada wartawan, Minggu (13/11/2016).

Pelaku pelempar bom molotov yang melancarkan teror pukul 10.30 Wita saat ini sudah diamankan. “Sementara diamankan di Polresta Samarinda, diduga tersangka pelemparan atas nama J, mantan napi teror bom puspitek Tangerang,” tambah Kapolri.

14993478_2132357306990013_6106877611362615209_n“Tolong masyarakat tenang. Percayakan kepada penegak hukum untuk menangkap jaringannya,” tambahnya.

Polisi masih melakukan pemeriksan intensif terhadap J pelempar bom molotov di Gereja Oikumene, Samarinda, Kalimantan Timur. J diketahui merupakan mantan napi teroris kasus bom Puspitek, Tangerang dan bom buku di Jakarta.

“Pelaku pernah menjalani hukuman pidana sejak tanggal 4 Mei 2011 yang berdasarkan putusan Pengadilan Negeri Jakarta Barat nomor: 2195/ Pidsus/2012/PNJKT.BAR tanggal 29 Februari 2012 dengan hukuman 3 tahun 6 bulan kurungan,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Agus Rianto dalam keterangannya kepada detikcom, Minggu (13/11/2016).

15027585_2132357323656678_5337399833267076653_nJ dinyatakan bebas bersyarat setelah mendapatkan remisi Idul Fitri tanggal 28 Juli 2014, saat ini pelaku sudah diamankan di Polresta Samarinda.

Keterangan polisi, J melempar bom molotov di depan Gereja Oikumene di Jalan Dr Cipto Mangunkusumo, Kelurahan Sengkotek, Kecamatan Loa Janan, Samarinda, Kalimantan Timur, Minggu (13/11) pagi. Saat itu jemaat baru saja selesai beribadah dan hendak meninggalkan gereja.

Bom molotov yang dilempar J ini menghancurkan sejumlah motor yang terparkir di depan gereja. Lima orang mengalami luka-luka dan dilarikan ke Rumah Sakit Abdul Muis, Samarinda. Empat orang korban diketahui merupakan anak-anak.

Pelaku saat ditangkap
Pelaku saat ditangkap

J setelah melakukan aksinya melarikan diri dengan terjun ke Sungai Mahakam di seberang gereja. Namun jemaat dan warga berhasil meringkusnya. J sempat dikeroyok sebelum akhirnya diamankan polisi. (bay)

This site is using SEO Baclinks plugin created by InfoMotru.ro and Locco.Ro

About admin

Check Also

Panwascam Cikampek Pertanyakan Keberadaan Mobil Plat Merah di Acara “Prabowo Menyapa Warga Jawa Barat”

Oleh: Dadang Aripudin KARAWANG, TINTABIRU.COM – Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kecamatan Cikampek, Sabtu (31/3/18) pagi …

Subcribe Youtube kami