Selasa, Oktober 15th, 2019

Dedi Mulyadi Besar Karena Kritikan

PURWAKARTA, TINTABIRU.COM – Siapa tak kenal dengan sosok yang satu ini. Selain menjadi kepala daerah, dia juga merupakan tokoh Tatar Pasundan, budayawan, juga Ketua DPD Partai Golkar Jabar. Ya, dia adalah Dedi Mulyadi. Dan kini, namanya kian populer, banyak diperbincangkan orang.

Sosok yang akrab disapa Kang Dedi atau Dangiang Ki Sunda ini, tidak begitu saja melejit dan dikenal banyak orang. Dia memulai karirnya dari bawah, mulai dari jadi pengembala ternak, berdagang, jadi aktivis dan buruh pabrik.

Lantas, bagaimana dia bisa meraih sukses dengan menapaki karir politik mulai dari menjadi aktivis kampus, kepemudaan, anggota DPRD dan Wakil Bupati hingga menjadi Bupati Prwakarta?

Tentunya, selain kerja keras dibarengi doa dan keprihatinan, dia juga mempunyai sejumlah kuncinya. Salah satu kuncinya, kata dia, adalah tidak alergi kritikan.

“Kritikan bisa membangun karekter seseorang. Orang bagaimana bisa merubah diri dan menjadi besar kalau dirinya tertutup untuk kritikan,” ujarnya.

Kritikan bagi dia, bukanlah momok menakutkan dan dianggap musuh. Malah sebaliknya, kritikan merupakan sahabat dan pijakan untuk melangkah.

“Meski tidak semua kritikan sifatnya membangun, bahkan ada yang mengarah pada hujatan, tapi itu semua saya terima, untuk menjadi bahan dalam rangka memperbaiki diri dan kinerja,” lanjutnya.

Karakter yang terbentuk dari kritikan tersebut, tambah dia, bisa membentuk seseorang yang rendah hati. Dalam artian, tidak lupa diri.

“Orang yang tidak pernah mendapat kritikan, tidak akan mampu menahan pujian,” katanya. (lit)

This site is using SEO Baclinks plugin created by InfoMotru.ro and Locco.Ro

About admin

Check Also

Hiswana Migas Himbau Masyarakat Mampu Tidak Membeli Si Melon

Oleh: Willyanto KARAWANG, TINTABIRU.COM – Masyarakat ekonomi menengah keatas dihimbau untuk tidak beralih menggunakan gas elpiji …