Sabtu, November 17th, 2018

Black Box Milik “Lion Air JT-610” Berhasil Diangkat dari Kedalaman 30 Meter

KARAWANG, TINTABIRU.COM – Tim Basarnas berhasil mengangkat black box milik pesawat Lion Air JT-610 yang jatuh di perairan Tanjungpakis, Karawang, Jawa Barat, Kamis (1/11/18).

Tim Basarnas tengah melakukan pengangkatan black box milik pesawat Lion Air JT-610 di perairan Tanjungpakis Karawang, Kamis (1/11/18) pagi

Black box berhasil ditemukan dalam kondisi utuh oleh salah seorang penyelam TNI AL bernama Sertu Hendra, di kedalaman sekitar 30 meter.

“Begitu kami turun, arusnya sangat kencang. Kemudian dengan keterbatasan, kami menggunakan tali untuk tidak terlempar dan tidak terbawa arus. Karena tali tersebut agak menghambat, kami kembali lagi ke posisi awal untuk melepas tali, “ucap Hendra, menceritakan proses penemuan black box milik pesawat Lion Air JT-610 tersebut.

Hendra mengaku sempat putus asa, namun dengan mengikuti petunjuk alat yang digunakan, ia mulai menemukan serpihan-serpihan pesawat. Setelah dibongkar, ia menemukan sinyal yang menandakan keberadaan black box.

“Kami kecilkan sensitifnya hingga area semakin mengecil lalu pada tempat alatnya menimbulkan reaksi sensitif tersebut kami gali, dan akhinya kami mendapatkan black box nya, “jelas Hendra.

Hendra memastikan benda yang diangkatnya berwarna oranye. Black box diketahui memang berwarna oranye.

Untuk menemukan badan pesawat dan black box tersebut, Basarnas telah mengerahkan puluhan kapal dari berbagai instansi. Kepala Basarnas, Marsekal Madya M Syaugi menyebut, dari puluhan kapal tersebut ada satu kapal yang sudah menurunkan jangkar di lokasi pencarian.

“Satu kapal (sudah lego jangkar), ”ujar Syaugi, di posko evakuasi, JICT 2, Tanjungpriok, Jakarta Utara, Kamis (1/11/18) pagi.

“Ya, doakan saja semoga kita bisa menemukan dan segera bisa mengangkatnya, “imbuh Syaugi.

Dengan arus yang kuat, dikhawatirkan posisi black box dan bangkai pesawat yang sudah terdeteksi menjadi bergeser. Sehingga, penurunan jangkar tersebut diharapkan bisa mempermudah proses pencarian karena kapal tidak perlu bolak-balik ke dermaga.

Pesawat Lion Air JT-610 dengan tujuan Jakarta-Pangkal Pinang tersebut jatuh setelah sempat mengudara selama 13 menit dari Bandara Internasional Soekarno Hatta, Cengkareng. Pesawat tersebut menampung total 181 penumpang dan 8 awak, termasuk pilot Bhavye Suneja dan co-pilot Hervino.

Kemungkinan besar seluruh penumpang dan awak pesawat tewas dalam insiden tersebut. Hingga saat ini, baru satu korban saja yang berhasil diidentifikasi atas nama “Jannatun Cintya Dewi”, warga asal Sidoarjo, Jawa Timur. (hsn)

This site is using SEO Baclinks plugin created by InfoMotru.ro and Locco.Ro

About admin