Sabtu, November 17th, 2018

Curiga Ada Bukti Suap Meikarta KPK Geledah Kediaman James Riady

JAKARTA, TINTABIRU.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah rumah petinggi Lippo Group, James Riady, terkait kasus dugaan suap izin mega proyek Meikarta. Rumah James Riady menjadi satu dari 10 lokasi yang sudah digeledah KPK dalam kasus suap izin Meikarta.

James Riady, Petinggi Lippo Group

“Sepuluh lokasi tersebut digeledah karena kami menduga ada bukti-bukti terkait perkara ini di sana, “kata juru bicara KPK, Febri Diansyah, dihubungi, Kamis (18/10/18) seperti dilansir dari tempo.co.

Selain rumah James Riady, KPK juga menggeledah apartemen Trivium Terrace, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bekasi.

Dari sejumlah lokasi tersebut, KPK menyita sejumlah dokumen terkait perizinan Lippo Group dari pemerintah Kabupaten Bekasi, catatan keuangan, dan barang bukti elektronik seperti komputer.

Penggeledahan di sepuluh lokasi tersebut menyusul terungkapnya dugaan suap izin mega proyek Meikarta. Dalam kasus ini, KPK menduga Bupati Bekasi, Neneng Hasanah Yasin bersama dengan empat pejabat dinas di Pemerintah Kabupaten Bekasi menerima komitmen fee Rp13 miliar terkait perizinan proyek. Jumlah fee yang  telah terealisasi diduga baru sejumlah Rp7 miliar.

KPK menyangka, Billy Sindoro bersama dua konsultan Lippo Group Taryudi dan Fitra serta pegawai Lippo Group, Henry Jasmen, sebagai pihak yang memberikan suap tersebut. Suap diduga diberikan untuk memuluskan izin proyek pembangunan Meikarta pada fase pertama. (hsn)

This site is using SEO Baclinks plugin created by InfoMotru.ro and Locco.Ro

About admin

Check Also

Bupati Subang Imas Aryumningsih Terkena OTT KPK

SUBANG, TINTABIRU.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi, Selasa (13/2/18) malam berhasil melakukan operasi tangkap tangan Bupati …