Jumat, Oktober 19th, 2018

TGB Dilanda Gempa

Oleh: Endang Saputera

TINTABIRU.COM – Pada tahun 2016 PT Amman Mineral Internasional (AMI) membeli 82,2% saham PT Newmont Nusa Tenggara (NNT) senilai 2,6 milliar US dollar. Dengan demikian harga per 1% saham yaitu 31,6 juta US dollar. Artinya, saham yang dimiliki oleh PT Multi Daerah Bersaing (DMB) setara dengan 189,8 juta US dollar. Namun, PT MDB menjual sahamnya di PT NNT dengan harga “hanya” 40 juta US dollar.

TGB bersama Brigjen Firli

Awal Mei 2018, pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menandatangani surat perintah penyelidikan atas divestasi dan penjualan saham pemerintah daerah NTB di perusahaan tambang PT Newmont Nusa Tenggara. Penyelidik KPK bergerak cepat, dua bupati dan belasan anggota DPRD diinterogasi di kantor Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat, sedangkan Muhammad Zainul Majdi (Zainul) dimintai keterangan di rumah dinasnya di Kota Mataram, seperti dilansir tempo edisi 14 September 2018.

Berbekal data dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan tentang aliran dana dari PT Recapital Asset Management, perusahaan pengelola investasi Grup Bakrie, ke dua rekening Bank Syariah Mandiri masing-masing Rp 500 juta dan Rp 665 juta dengan total Rp 1,15 miliar, penyelidik KPK mencecar Zainul dengan lebih dari 20 pertanyaan. Selain ihwal keputusan divestasi dan penjualan saham, penyelidik menanyakan aliran dana ke rekening pribadi Zainul dan istrinya

TGB Divestasi Newmont

Kepada penyelidik KPK, Zainul mengatakan duit itu pinjaman dari Rosan Roeslani, pemilik Recapital, untuk pondok pesantrennya, Darunnahdlatain Nahdlatul Wathan dan sudah di bayar. “Pinjaman” dari Recapital itu berbunga Rp 1,35 miliar.

Bukan hanya aliran dana dari Recapital, KPK juga mengantongi data uang keluar-masuk rekening Zainul sebesar Rp 7,36 miliar di Bank Mandiri, Bank Syariah Mandiri (2 rekening), BCA, dan Citibank. Selain itu juga terdapat aliran dana ke Zainul dalam bentuk penukaran valuta asing senilai US$ 1 juta.

Selama periode 2009-2011 Zainul mengirim ke rekening Rabiatul Adawiyah, saat itu istrinya, sekarang menjadi anggota Dewan Perwakilan Daerah, Rp 4,78 miliar dan 165 ribu US dollar. Pada 3 Desember 2009 Robiatul Adawiyah membelanjakannya untuk membeli satu mobil Toyota All New Alphard X A/T. Selain ke rekening Rabiatul Adawiyah, Zainul juga mengirim ke rekening Erica Lucyfara Panjaitan, mantan penyiar televisi yang dinikahinya pada tahun 2013, sebesar US$ 67.695 dan Rp 606,3 juta, uang kiriman Zainul digunakan Erica untuk membeli dua Toyota All New Avanza.

Keterangan foto: Muhammad Zainul Majdi bersama Brigadir Jenderal Firli (sekarang Irjen), Deputi Pencegahan KPK.

Zainul menyampaikan bahwa Badan Reserse Kriminal Polri telah mengklarifikasi permasalahan ini dan menganggap clear, namun Direktur Tindak Pidana Korupsi Badan Reserse Kriminal Brigadir Jenderal Erwanto Kurniadi mengatakan tidak mengusut perkara tersebut. (*)

This site is using SEO Baclinks plugin created by InfoMotru.ro and Locco.Ro

About admin

Check Also

Setya Novanto Akhirnya Dibawa KPK ke Rutan Komisi Pemberantasan Korupsi

JAKARTA, TINTABIRU.COM – Ketua DPR RI, Setya Novanto, akhirnya diangkut paksa KPK  ke rutan Komisi Pemberantasan …