Kamis, Desember 13th, 2018

Bupati Cellica Nurrachadiana “Pencet Tombol” Dimulainya Pembangunan Rumah Sakit Paru Karawang

Oleh: Hasan Basri

KARAWANG, TINTABIRU.COM – Bupati Karawang, dr. Cellica Nurrachadiana, Kamis (9/8/18) pagi meresmikan secara langsung ground breaking dimulainya pembangunan Rumah Sakit Paru Karawang.

Bupati Cellica Nurrachadiana secara langsung meresmikan ground breaking pembangunan Rumah Sakit Paru Jatisari Karawang, Kamis (9/8/18) pagi

Rumah sakit khusus paru yang terletak di Jalan Raya Pantura Desa Jatisari Kecamatan Jatisari Kabupaten Karawang itu dibangun diatas lahan seluas 2,2 Ha dan digadang-gadang akan menjadi rumah sakit rujukan di wilayah Kabupaten Bekasi, Karawang, Purwakarta dan Subang.

“Secara kontruksi pengerjaannya dimulai hari ini dan anggaran pengerjaannya dilakukan secara multi years, “kata Cellica Nurrachadiana.

Penjelasan maket pembangunan Rumah Sakit Paru Karawang

Bupati cantik yang memiliki latar belakang pendidikan kedokteran umum dari Univeristas Maranatha itu menegaskan bahwa, pembangunan rumah sakit paru Karawang merupakan bagian dari janji politiknya saat mencalonkan diri sebagai Calon Bupati pada 2014 silam sekaligus sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2015-2020.

“Kami berharap pengerjaan rumah sakit paru ini bisa tepat waktu yakni akan selesai pada pertengahan 2019 dan akan mendatangkan manfaat bagi masyarakat Kecamatan Jatisari khususnya dan umumnya bagi masyarakat Kabupaten Karawang, “imbuhnya.

Ditegaskan, pembangunan rumah sakit paru Karawang ini menggunakan Dana Bagi Hasil Cukai dan Tembakau (DBHCT) bukan menggunakan dari dana APBD.

“Penyakit paru adalah salah satu bagian dari penyakit Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA). Pembangunan rumah sakit paru ini menggunakan Dana Bagi Hasil Cukai dan Tembakau (DBHCT) bukan dari APBD. Rumah Sakit Paru ini akan memiliki pangsa pasar yang lebih luas bukan hanya untuk masyarakat Karawang semata akan tetapi juga bagi daerah-daerah lainnya yang menjadi daerah penyangga Kabupaten Karawang, “tuturnya.

Rencananya, rumah sakit paru Karawang ini dibangun setinggi empat lantai dan akan dilengkapi fasilitas penunjang lainnya seperti rumah singgah, taman therapi dan danau retensi. Berbagai tanaman akan ditanam di taman therapi sehingga para pasien bisa menghirup oksigen segar.

“Kami berharap ada pemisahan taman theraphy bagi para pasien infeksius (pasien dengan penyakit menular) dengan non infeksius (pasien dengan penyakit tidak menular) supaya pasien lain tidak tertular, “tambahnya.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang, dr. Yuska Yasin, menuturkan pembangunan rumah sakit paru Karawang meliputi pembangunan fisik dan penyediaan jenis pelayanan.

“Untuk pembangunan fisik meliputi pembangunan gedung MEC (Mechanical Eletric Clumbing), Rumah Singgah dengan luas 370 meter, Masjid atau Rumah Ibadah,  Danau Retensi dan Taman Therapy. Sementara untuk jenis pelayanan meliputi penyediaan Instalasi Gawat Darurat (IGD), Poli Rawat Jalan, Radiologi, Laboratorium, Poli Anak, Poli Bedah hingga penyediaan ruang VVIP serta ruang untuk pasien kelas satu, dua dan tiga, “pungkasnya. (*)

This site is using SEO Baclinks plugin created by InfoMotru.ro and Locco.Ro

About admin

Check Also

Bupati Karawang Pantau Harga Sembako di Pasar Johar Pastikan Ketersediaan Bahan Pokok Jelang Ramadhan 2018

Oleh: Hasan Basri KARAWANG, TINTABIRU.COM – Dua pekan jelang masuknya bulan suci Ramadhan, Bupati Karawang, …