Senin, September 24th, 2018

LSM GPRI Akan Laporkan Dugaan Penyelewengan Bumdes Pangulah Selatan

Oleh: Dadang Aripudin

KARAWANG, TINTABIRU.COM – LSM Gempar Peduli Rakyat Indonesia (GPRI) hari ini, Kamis (2/8/18) akan mendatangi Kejaksaan Negeri Karawang untuk melaporkan dugaan penyelewengan dana Bumdes Desa Pangulah Selatan Kecamatan Kotabaru Kabupaten Karawang.

Ketua Umum LSM GPRI (Marjuni Irchandy SH)

Ketua Umum LSM GPRI, Marjuni Irchandy SH, mengatakan pihaknya akan melaporkan dugaan penyelewengan dana Bumdes tersebut karena pengadaan Bumdes yang dikelola oleh anak Kepala Desa Pangulah Selatan itu disinyalir fiktif.

“Banyak penyimpangan pada pengelolaan dana simpan pinjam dan pengadaan tabung gas 3 Kg yang dikelola Bumdes desa Pangulah Selatan. Bumdes ini dikelola oleh anak sang Kepala Desa yang berinisial TK. Pengadaan Bumdes ini bahkan cenderung fiktif, “kata Marjuni.

Pria yang akrab disapa Arjun ini menambahkan, pada saat melakukan belanja, Kepala Desa Pangulah Selatan hanya sebatas mengintruksikan dan tidak pernah memberikan rincian belanja barang pada pengadaan Bumdes tersebut.

“Parahnya, saat dimintai Surat Pertanggung Jawaban (SPJ), Kepala Desa kemudian memaksa salah satu pegawainya untuk membuat SPJ, sehingga si pegawai itu kelabakan dan merasa kebingungan karena  tidak pernah diberikan rincian belanja dalam pengadaan Bumdes tersebut, “jelasnya.

Dikatakan dia, dugaan penyelewengan dana Bumdes Desa Pangulah Selatan membengkak hingga ratusan juta rupiah.

“Kami yakin penyelewengannya sangat besar. Namun yang lebih parah terjadi pada tahun 2017 pada program luncuran Dana Desa (DD) tahap kedua yang mencapai hingga lebih dari Rp120 juta. Meski dalam Rencana Anggaran Belanja (RAB) digunakan untuk membeli sound sistem dan peralatan sewa hajatan, namun kami tidak pernah mengetahui bentuk fisiknya, “ujarnya.

Arjun menyayangkan penyelewangan penggunaan Dana Desa (DD) oleh Kepala Desa Pangulah Selatan. Menurutnya, uang sejumlah Rp120.491.450, itu harus digunakan secara jelas karena anggaran tersebut adalah uang milik negara yang tidak boleh dikorupsi.

“Kami akan melaporkan masalah ini kepada penegak hukum. Kami pun akan terus mengawal persoalan dugaan penyelewengan dana Bumdes ini sampai tuntas, karena kami yakin ada data yang dimanipulasi, “tegasnya. (*)

This site is using SEO Baclinks plugin created by InfoMotru.ro and Locco.Ro

About admin