Rabu, Agustus 22nd, 2018

Presiden Joko Widodo Kunjungi Ponpes Asshidiqiyah Karawang

Oleh: Hasan Basri

KARAWANG, TINTABIRU.COM – Presiden Joko Widodo, Rabu (6/6/18) pagi mengunjungi Pondok Pesantren Asshidiqiyah  3 Karawang di  Jalan Siperbangsa, Desa Sukatani, Kecamatan Cilamaya Wetan dan bersilaturahmi dengan para alim ulama dan tokoh masyarakat setempat.

Pengasuh Ponpes Asshidiqiyah 3 Karawang, KH Hasan Nuri Hidayatullah, menyambut kunjungan Presiden Joko Widodo pada Rabu (6/6/18) pagi

Dalam sambutannya Presiden mengatakan bahwa agar pembangunan terus berjalan, maka diperlukan stabilitas politik dan keamanan yang baik. Menurut Presiden, Indonesia akan menempati peringkat empat besar negara ekonomi terkuat di dunia.

“Saya meyakini apabila stabilitas politik kita baik, stabilitas keamanan kita baik, pembangunan ini akan terus berjalan. Bahwa sebuah negara besar seperti Indonesia untuk menjadi negara dengan ekonomi terkuat, perkiraan kita 2045 negara kita akan masuk dalam jajaran empat besar negara ekonomi terkuat di dunia, “kata jokowi di hadapan para Ulama Kabupaten Karawang.

Didampingi KH Hasan Nuri Hidayatullah, Presiden Jokowi meninjau NU Mart (mini market milik NU) di Ponpes Asshidiqiyah Karawang

Salah satu cara untuk memperkuat ekonomi negara, menurut Jokowi adalah dengan terus mengembangkan hubungan dengan negara-negara lain.

“Kita akan terus mengembangkan hubungan kita dengan negara-negara lain baik yang ada di Timur Tengah maupun di Asia Selatan. Hubungan-hubungan seperti ini akan memperkuat ekonomi negara kita, “lanjutnya.

Terkait dengan hal tersebut, Presiden pun menepis anggapan bahwa investasi Indonesia hanya fokus pada Tiongkok, Korea, dan Jepang. Menurutnya, kini Indonesia juga terus membangun hubungan ekonomi dengan negara-negara Timur Tengah.

“Katanya kita membuka investasi dari China, Korea, Jepang. Tidak!! Justru kita sekarang ini ingin agar negara-negara di Timur Tengah itu  berinvestasi di Indonesia,” tuturnya.

Lebih lanjut, Presiden pun memberikan contoh proyek-proyek yang dihasilkan dari kerja sama dengan negara-negara Timur Tengah.

“Alhamdulillah yang sudah dimulai kilang minyak di Cilacap dengan Arab Saudi, sebentar lagi Insya Allah dengan Oman di Bontang dan Kalimantan. Sebentar lagi dengan Uni Emirat Arab, pelabuhan yang di Kualatanjung akan kita kerjasamakan, “ucapnya.

Dalam silaturahmi yang digelar Presiden Jokowi didampingi Ibu Negara, Iriana Joko Widodo. Hadir pula Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan, Anggota Dewan Pertimbangan Presiden, Agum Gumelar, Koordinator Staf Khusus Presiden, Teten Masduki, Staf Khusus Presiden, Johan Budi dan Staf Khusus Presiden, KH Abdul Ghofar Rozin.

Hadir juga Pendiri dan Pengurus Pondok Pesantren Asshidiqqiyah, KH Noer Muhammad Iskandar SQ dan Pengasuh Pondok Pesantren Asshiddiqiyah 3, K.H Hasan Nuri Hidayatullah.

Dalam kesempatan tersebut Presiden Jokowi menyempatkan diri untuk meninjau kios modern (Kimo) NU mart, yakni sebuah kios modern yang dikelola oleh pengurus pondok pesantren. (*)

This site is using SEO Baclinks plugin created by InfoMotru.ro and Locco.Ro

About admin

Check Also

ESDM Diminta Tidak Mudah Berjanji Mampu Tambah Lifting Minyak

JAKARTA, TINTABIRU.COM – Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menyatakan target produksi minyak siap jual (lifting) dalam …