Kamis, November 15th, 2018

KPK Temukan Bukti Kuat Kasus Korupsi Jilid II di Pemkot Bandung dari Bansos Hingga Pengadaan Lahan

Oleh: Hasan Basri

BANDUNG, TINTABIRU.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan bukti permulaan yang cukup untuk meningkatkan status kasus dugaan tindak pidana korupsi pengadaan lahan untuk Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Pemerintah Kota Bandung pada tahun 2012 dan 2013 ke tingkat penyidikan.

KPK menetapkan 3 orang tersangka kasus pengadaan lahan untuk RTH di Pemkot Bandung

Pada kasus ini KPK menetapkan 3 orang sebagai tersangka. Ketiga orang tersangka tersebut adalah HN (Mantan Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kota Bandung), TDQ (Anggota DPRD Kota Bandung periode 2009 – 2014) dan KS (Anggota DPRD Kota Bandung periode 2009 – 2014) seperti diikutip dari situs resmi KPK, Jumat (20/4/2018).

Selaku Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD) Kota Bandung sekaligus selaku Pengguna Anggaran, tersangka HN bersama-sama dengan TDQ dan KS selaku Anggota DPRD Kota Bandung periode 2009 – 2014 diduga menyalahgunakan kewenangan, kesempatan atau sarana yang ada padanya karena jabatan atau kedudukannya sehingga diduga mengakibatkan kerugian keuangan negara atau perekonomian negara dalam pengadaan tanah untuk RTH di Pemerintah Kota Bandung pada tahun 2012 dan 2013 yang menguntungkan diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi.

“Atas perbuatannya itu ketiganya disangkakan melanggar dalam Pasal 2 ayat (1) dan/atau Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP, “kata Juru bicara KPK, Febri Diansyah.

Informasi yang beredar di lingkungan Pemkot Bandung, KPK telah melakukan investigasi ke lapangan untuk memastikan lahan yang saat ini dikuasai dan telah disertifikatkan atas nama salah satu Perguruan Tinggi di Bandung dan lahan yang telah beralih atas nama perusahaan swasta.

Kedua lahan tersebut, kata dia, masih perlu dikroscek termasuk masih dalam proses objek yang diperiksa oleh BPK-RI perwakilan Jawa Barat. Satu tersangka lainnya yakni TDQ, saat ini masih aktif di Komisi A DPRD Pemkot Bandung sebagai anggota legislatif dari fraksi demokrat dan masih aktif menjabat sebagai pengurus di struktural partai.

Perkembangan dan keseriusan  pengungkapan kasus pengadaan lahan di Pemkot Bandung yang saat ini tengah ditangani oleh KPK masih terus ditunggu masyarakat. Termasuk kemungkinan adanya lahan atau objek aset lainnya.

Masyarakat Kota Bandung hingga kini masih merasa penasaran dengan kemungkinan adanya  keterlibatan pejabat lainnya baik yang masih aktif ataupun yang telah pensiun.

Diketahui, proses pengadaan lahan untuk Ruang Terbuka Hijau (RTH) hingga lepasnya aset milik Pemkot Bandung yang telah berpindah tangan kepada pihak luar tanpa melalui mekanisme yang telah diatur oleh undang-undang saat ini juga masih sedang dalam  pemeriksaan dari BPK-RI. (*)

This site is using SEO Baclinks plugin created by InfoMotru.ro and Locco.Ro

About admin

Check Also

DPRD Kabupaten Lebak Kunjungi Karawang Gelar Study Banding Soal Ngurus Ormas dan LSM

Oleh: Darsen Tajudin KARAWANG, TINTABIRU.COM – Anggota DPRD  Kabupaten Lebak Provinsi Banten melakukan kunjungan kerja …