Prabowo Sebut Ekonomi Indonesia Saat ini Salahi Amanat UUD 1945

Oleh: Hasan Basri

JAKARTA, TINTABIRU.COM – Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) bersama dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jum’at (27/4/18) siang menggelar syukuran pembentukan sekretariat bersama (Sekber) di kawasan Menteng, Jakarta Pusat.

Prabowo Subianto (Ketua Umum Partai Gerindra)

Saat menyampaikan sambutan pada acara syukuran tersebut, Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto menyatakan jika sistem ekonomi indonesia saat ini berada di jalan yang salah.

“Sistem ekonomi Indonesia berada di jalan yang salah. Kesalahan ini sudah sering diingatkan, tapi pemerintah selalu mengacuhkan, “kata Prabowo Subianto dalam sambutannya, seperti dikutip dari RMOL.co.

Dikatakan dia, sistem ekonomi yang dijalankan pemerintahan Jokowi telah melenceng dari konstitusi. Menurutnya, pasal 33 UUD 1945 mulai ayat 1 hingga ayat 4 yang mengamanatkan pengelolaan sumber daya alam telah diacuhkan oleh Pemerintahan saat ini.

“Ekonomi kita berada di zona rawan, karena kita telah meninggalkan UUD 1945, meninggalkan pasal 33 UUD 1945, yang akhirnya mengakibatkan kekayaan milik Indonesia tidak berada di Indonesia sehingga semuanya menjadi semu, “tambahnya.

Atas kondisi itu, Prabowo menawarkan adanya sebuah gerakan demokrasi untuk memperbaiki keadaan tersebut. Namun gerakan yang dimaksud Prabowo adalah gerakan yang konstitusional, damai dan santun.

“Kita menginginkan gerakan demokrasi itu dilakukan secara konstitusional, tidak melanggar hukum, damai dan santun secara gagasan, “jelasnya.

Prabowo menegaskan bahwa kekayaan milik bangsa Indonesia harus dipergunakan untuk kepentingan seluruh rakyat.

“Kita harus menjaga kekayaan kita agar tetap berada di Indonesia, dan kekayaan itu harus dipergunakan untuk kepentingan seluruh rakyat Indonesia bukannya dimiliki oleh segelintir orang saja, “ucapnya. (*)

This site is using SEO Baclinks plugin created by InfoMotru.ro and Locco.Ro
Tags:
author

Author: