Rabu, September 26th, 2018

PWI Jabar Tolak Rencana Dewan Pers Yang Akan Ubah Bulan dan Tanggal HPN

Oleh: Hasan Basri

BANDUNG, TINTABIRU.COM – Rencana Dewan Pers yang akan mengubah tanggal dan bulan Hari Pers Nasional (HPN) dari 9 Februari menjadi 23 September ditolak keras oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Jawa Barat.

Ketua PWI Jawa Barat, Mirza Zulhadi  menyatakan HPN tanggal 9 Februari adalah harga mati.

Ketua PWI Jawa Barat, Mirza Zulhadi

“Bagi PWI Povinsi Jawa Barat HPN tanggal 9 Februari adalah harga mati, “kata Zulhadi.

Mirza Zulhadi juga mengungkapkan pernyataan sikapnya secara lengkap mengenai penolakannya atas rencana perubahan tanggal Hari Pers Nasional tersebut.

HPN 9 Februari Harga Mati

Sikap Dewan Pers untuk mengubah tanggal dan bulan peringatan Hari Pers Nasional (HPN) melalui rapat Dewan Pers, Rabu, 18 April 2018 di Jakarta, patut dinilai sebagai tindakan ceroboh sekaligus pengkhianatan terhadap sejarah kelahiran organisasi pers di Tanah Air. Maka siapa pun yang terlibat dalam gerakan tersebut telah menunjukkan itikad buruk yang harus dilawan oleh seluruh kekuatan pers nasional.

Peristiwa kelahiran PWI pada 9 Februari patut dilestarikan sebagai sejarah lahirnya pers nasional di tengah bara heroisme dalam kancah melawan penjajahan dari bumi Indonesia. PWI Provinsi Jawa Barat secara tegas menolak inisiasi tersebut. Pemikiran dan langkah Dewan Pers kami nilai sebagai tindakan “Makar” terhadap sejarah, yang berpotensi menimbulkan kegaduhan dan perpecahan antar wartawan dan organisasi kewartawanan.

Maka dari itu, PWI Provinsi Jawa Barat menyatakan:

1. Menolak keras inisiasi Dewan Pers yang tanpa argumentasi kuat akan mengubah tanggal dan bulan peringatan HPN dari 9 Februari sebagaimana Keputusan Presiden RI Nomor 5 Tahun 1985 tanggal 23 Januari 1985 menjadi 23 September. Bagi kami, HPN tanggal 9 Februari merupakan harga mati

2. Mendesak Dewan Pers untuk belajar sejarah tentang kelahiran pers nasional agar tidak bertindak ceroboh dan menjunjung tinggi fakta HPN yang diperingati pada setiap tanggal 9 Februari

3. Mendesak Pengurus Pusat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) agar menolak inisiasi tersebut, karena berpotensi membahayakan persatuan dan kesatuan pers nasional

4. Mendesak Pengurus Pusat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Pengurus PWI Provinsi se-Indonesia serta masyarakat pers untuk menyatakan MOSI TIDAK PERCAYA terhadap Yoseph Adi Prasetyo, dan selanjutnya ditempuh langkah-langkah penyegaran kepemimpinan di Dewan Pers

5. Mendesak Pengurus Pusat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) untuk memperjuangkan proporsi keterwakilan organisasi yang menjadi konstituen Dewan Pers berdasarkan fakta jumlah anggota

Demikian pernyataan sikap yang disampaikan Ketua PWI Provinsi Jawa Barat. (*)

This site is using SEO Baclinks plugin created by InfoMotru.ro and Locco.Ro

About admin

Check Also

Diduga Langgar Kode Etik Jurnalistik, TV Berita Dilaporkan ke Polda Metro Jaya dan Dewan Pers

Oleh: Hasan Basri BEKASI, TINTABIRU.COM – Ketua Forum Komunikasi Keluarga Besar Kejaksaan, Andreas Indra widodo, menyatakan …