Minggu, Desember 16th, 2018

Polisi Intimidasi Wartawan Korban Penganiayaan Agar Cabut Berkas Laporan

Oleh: Dadang Aripudin

KARAWANG, TINTABIRU.COM – Kasus penganiayaan terhadap seorang wartawan yang dilakukan seorang preman kampung yang menjadi centeng pengeboran minyak milik PT. Pertamina yang ada di perbatasan antara Kecamatan Karawang Timur dengan Kecamatan Rawamerta beberapa bulan lalu, yang terjadi di Desa Tegalsawah Kecamatan Karawang Timur Kabupaten Karawang hingga kini tidak ditindak lanjuti pihak Kepolisian Polres setempat.

Salah seorang wartawan meminta Kasat Reskrim Polres Karawang AKP Maradona Armin Mapasseng segera menangkap pelaku penganiayaan

Alih-alih mengusut tuntas kasus penganiayaan terhadap wartawan yang menjadi korban penganiayaan tersebut, pihak kepolisian justru melakukan intimidasi kepada korban agar mencabut laporannya.

Wartawan bernama Ropendi itu mengaku, salah seorang anggota Kepolisian sempat melakukan intimidasi agar dirinya membatalkan alias mencabut berkas laporan yang telah masuk ke pihak Reskrim Polres Karawang.

Ropendi menunjukkan luka di dadanya bekas gigitan pelaku penganiayaan

“Saya diintimidasi oleh salah seorang anggota Kepolisian agar membatalkan berkas laporan yang telah masuk ke Sat Reskrim Polres, “kata Ropendi saat ditemui tintabiru.com, pada Selasa (17/4/18) malam.

Karena tidak kuat dengan tekanan dan intimidasi yang dilakukan salah seorang anggota Kepolisian, wartawan bernama Ropendi itu akhirnya menurut untuk mencabut laporannya.

“Laporannya sudah dibatalkan, karena saya diintimidasi terus, “ujar Ropendi.

Sebelumnya, pada 9 Februari 2018 lalu, seorang wartawan dari salah satu surat kabar terbitan Provinsi banten yang bertugas di Karawang menjadi korban penganiayaan dari salah seorang preman kampung yang menjadi centeng pengeboran minyak yang berada di dekat rumah korban.

Parahnya, peristiwa penganiayaan terhadap wartawan itu dilakukan, saat Presiden Jokowi menggelar perayaan Hari Pers Nasional 2018 yang digelar di Kota Padang Sumatera Barat. Wartawan bernama Ropendi alias Dogong itu mengalami babak belur setelah dianiaya preman kampung bernama Apong.

Saat kejadian, Ropendi tengah meliput aksi penurunan sebuah bangunan gapura yang menjadi perbatasan antara Desa Tegalsawah yang masuk wilayah Kecamatan Karawang Timur yang berbatasan dengan wilayah Kecamatan Rawamerta oleh sekelompok pemuda.

Saat menyaksikan peristiwa itu, tiba-tiba Ropendi didekati  Apong  yang datang menggunakan sepeda motor dan tanpa basa-basi pelaku langsung membogem wartawan tersebut dengan menggunakan kunci roda mobil.

“Tiba-tiba Apong memukul saya menggunakan kunci roda mobil hingga melukai bagian kepala dan dada saya, “kata Ropendi saat diwawancarai sejumlah teman seprofesinya, Jum’at (9/2/18) siang.

Karena tidak melakukan perlawanan saat dianiaya pelaku, Ropendi kemudian ambruk dan terjatuh ke tanah dan kemudian dilarikan warga ke RSUD setempat.

“Saya kemudian dilarikan warga ke Rumah Sakit Umum Daerah untuk mendapatkan perawatan medis dan visum of revertum, “ujarnya.

Dikatakan, setelah mendapatkan perawatan medis, dirinya kemudian mendatangi Polres Karawang untuk melaporkan kejadian tersebut.

“Saya dan apong tidak memiliki masalah apapun, namun secara tiba-tiba saja dia menganiaya saya dengan menggunakan benda keras, “tambahnya.

Salah seorang tokoh pemuda Desa Tegalsawah Kecamatan Karawang timur, Acim Miharja mengatakan, dirinya sangat menyesalkan tindakan penganiayaan tersebut.

“Seharusnya kejadian ini tidak menimpa wartawan seperti Ropendi. Apalagi  kejadiannya saat perayaan  Hari Pers Nasional, “tegas Acim.

Acim mendesak pihak Kepolisian Polres Karawang  untuk segera mengusut tuntas peristiwa penganiayan tersebut dan meminta pihak Kepolisian segera menyeret pelakunya ke meja hijau.

Hingga berita ini dipublikasikan belum ada keterangan resmi dari Polres Karawang terkait intimidasi yang dilakukan salah seorang anggotanya. (*)

This site is using SEO Baclinks plugin created by InfoMotru.ro and Locco.Ro

About admin

Check Also

Tutup 8 Biro, 480 Jurnalis Sindo Terancam PHK

JAKARTA, TINTABIRU.COM – Sejumlah kantor biro Koran Sindo ditutup. Kantor-kantor yang ditutup itu meliputi Biro Jawa Barat, …