Rabu, Desember 19th, 2018

DPRD Kabupaten Lebak Kunjungi Karawang Gelar Study Banding Soal Ngurus Ormas dan LSM

Oleh: Darsen Tajudin

KARAWANG, TINTABIRU.COMAnggota DPRD  Kabupaten Lebak Provinsi Banten melakukan kunjungan kerja ke kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Karawang pada Selasa (03/04/18) lalu.

Kunjungan DPRD Kabupaten Lebak ke kantor Kesbangpol Kabupaten Karawang

Kunjungan yang digelar para wakil rakyat asal Banten Selatan itu untuk melakukan studi banding soal pembinaan dan pengawasan terhadap Ormas dan LSM. Alasan mereka memilih Kabupaten Karawang sebagai tujuan study banding karena keberadaan ormas dan LSM di Kabupaten Karawang sangat pesat pertumbuhannya dan lebih banyak keberadaannya dibandingkan ormas dan LSM yang ada di Kabupaten Lebak.

“Kunjungan kerja kami tidak lain untuk belajar melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap ormas dan LSM  agar bisa  terpantau dan terarah sekaligus bersilaturrahmi ke Pemkab Karawang khususnya ke Kantor Kesbangpol karena Kesbangpol merupakan bagian dari mitra kerja komisi I, ”kata H Yanto, Koordinator Komisi I DPRD Kabupaten Lebak.

Dikatakan dia, ada sekitar 245 Organisasi dari ormas dan LSM yang tercatat di Kabupaten Lebak dan semuanya masih rancu alias belum diketahui yang telah mendaftar ulang dan lolos verifikasi.

“Dari sekitar 245 ormas dan LSM yang ada di Kabupaten Lebak belum diketahui secara pasti berapa banyak yang telah mendaftarkan ulang. Jumlahnya masih tumpang tindih alias masih rancu. Kami juga belum mengeluarkan anggaran hibah atau bansos untuk para ormas dan LSM disana, karena kita perlu belajar dulu ke Kabupaten Karawang, ”ujarnya.

Sementara, Kepala Kantor Kesbangpol Karawang, H. Sujana dalam sambutannya menjelaskan, pembinaan terhadap ormas dan LSM merupakan Implementasi pelaksanaan Undang-undang RI nomor 17 tahun 2013 Tentang Organisasi Kemasyarakatan dan Permendagri Nomor 33 tahun 2012 Tentang Pedoman Pendaftaran Organisasi Kemasyarakatan dilingkungan Kementerian Dalam Negeri dan Pemerintah Daerah wajib dilakukan, termasuk pemberian hibah atau bansos juga ada payung hukumnya.

Menurut Sujana, keberadaan Ormas dan LSM di Karawang berkembang sangat pesat. Sejak tahun 2009, kata Sujana, terdapat sekitar 338 Ormas dan LSM dan kemudian bertambah menjadi 380 ormas dan LSM pada 2010.

“Sekarang tercatat  ada sekitar 185 ormas dan LSM di Kabupaten Karawang, namun yang telah terverifikasi dan mendapat Surat Keterangan Terdaftar (SKT) hanya 23 organisasi. Mengenai  soal anggaran bantuan hibah atau bansos untuk ormas  dan LSM  hanya 23 organisasi saja, itupun jika mereka mengajukan proposal kegiatan-kegiatan sosial bagi organisasi mereka. Adapun bagi yang tidak mengajukan proposal walaupun mereka telah lolos verifikasi, maka ormas dan LSM tersebut tidak akan mendapatkan kucuran dana, “terang Sujana.

Ditegaskan Sujana, pembinaan dan sosialisasi terhadap ormas dan LSM merupakan ajang silaturrahmi dan untuk mempererat jalinan kemitraan antara Pemerintah Daerah dan Lembaga Kemasyarakatan.

“Jika ditemukan adanya ormas dan LSM yang tidak berasaskan Pancasila tentunya kami akan sanksi dan tindak secara tegas, “pungkasnya  (*)

This site is using SEO Baclinks plugin created by InfoMotru.ro and Locco.Ro

About admin

Check Also

Tokoh Masyarakat Desa Mekarlaksana: Haturnuhun Ibu Dandim 0608 Cianjur!!

Oleh: Hasby Ashshidiki CIANJUR, TINTABIRU.COM – Masyarakat Desa Mekarlaksana Kecamatan Sindangbarang Kabupaten Cianjur ibarat tengah …