Waaaah!! Prabowo Dijegal Untuk Tidak Bisa Nyapres di 2019

Oleh: Hasan Basri

JAKARTA, TINTABIRU.COM – Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal, menyebut bahwa Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto ditawari Rp 15 triliun agar mau menjadi Cawapres Jokowi pada pilpres 2019 mendatang.

Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, pada acara Prabowo menyapa warga Jawa Barat

Said Iqbal yang dikenal cukup dekat dan sering melakukan komunikasi langsung dengan mantan Danjen Kopassus itu mengatakan, tawaran Rp 15 triliun kepada Prabowo Subianto disampaikan oleh seorang pengusaha yang mengaku utusan dari istana.

Saya dengar langsung dari beliau (Prabowo) bahwa beliau ditawari uang Rp 15 triliun. Kejadian itu dua tahun yang lalu, “kata Said Iqbal seperti dilansir dari Kantor Berita Politik RMOL.co di Jakarta, Jumat (30/3/18) kemarin.

Dikatakan Iqbal, tawaran yang dilayangkan kepada Prabowo Subianto bukan hanya tawaran berupa uang Rp15 triliun saja, Prabowo juga bahkan ditawari dengan tawaran lainnya seperti tawaran proyek yang jumlahnya puluhan triliun rupiah.

“Muaranya adalah agar beliau (Prabowo Subianto) tidak maju sebagai capres. Kalaupun beliau mau maju maka didorong untuk menjadi cawapresnya Jokowi, “tambahnya.

Tak hanya itu, sambung Iqbal, tawaran yang disampaikan kepada Prabowo Subianto juga disampaikan dengan berbagai macam cara, baik dengan cara lembut hingga cara yang kasar. Cara-cara itu, beber dia, misalnya mempersulit Prabowo Subianto untuk mendapatkan kredit usaha sehingga kegiatan usaha yang dimiliki ketua partai Gerakan Indonesia Raya ini berhenti, atau dengan mencari kesalahan perusahaan-perusahaan milik purnawirawan TNI dengan pangkat bintang tiga tersebut.

Iqbal menjelaskan, cara-cara yang dilakukan rezim saat ini kepada Ketua Partai Gerakan Indonesia Raya merupakan politik kotor dan tidak sehat di alam demokrasi. Sebagai Presiden KSPI, Said Iqbal sangat menentang cara-cara tersebut.

“Ini merupakan cara yang tidak beradab, membuat alam demokrasi di Indonesia menjadi tidak sehat. Apalagi adanya wacana dengan mendorong Jokowi menjadi calon tunggal pada pilpres 2019,” tegasnya. (*)

This site is using SEO Baclinks plugin created by InfoMotru.ro and Locco.Ro
Tags:
author

Author: