Rabu, Desember 19th, 2018

Presiden Erdogan Serukan Pembentukan “Tentara Islam” Untuk Serang Israel

ANKARA, TINTABIRU.COM – Presiden Turki, Recep Thayyip Erdogan bersama dengan Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP)-nya diam-diam merencanakan untuk membentuk tentara gabungan yang disebutnya sebagai “Tentara Islam”.

Erdogan juga menyerukan negara-negara yang tergabung dalam organisasi OKI untuk berperang melawan Israel di semua sisi dan arah. Rencana Erdogan yang menghebohkan media Barat ini terungkap dari artikel surat kabar Turki, “Yeni Safak”.

Gambaran tentang “Tentara Islam” yang digagas Presiden Turki, Recep Thayyip Erdogan

Surat kabar yang dikenal sebagai corong pemerintahan Erdogan itu telah menerbitkan artikel tersebut dalam bahasa Turki pada bulan lalu. Artikel tersebut adalah hasil pertemuan Erdogan dan AKP—partai yang berkuasa di Turki saat ini.

“İsrail’e karşı ‘İslam Ordusu’ kurulsa” begitu judul artikel tersebut yang memiliki arti “Jika Tentara Islam dibentuk untuk melakukan perlawanan terhadap Israel”.

BERITA TERKAIT BACAIndonesia Dalam Lingkaran Peta Negara Yang Ikut Membentuk “Tentara Islam” Gagasan Erdogan

Seperti dilansir dari sindonews.com yang mengutip dari artikel surat kabar “Yeni Safak” disebutkan, 57 negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) diserukan untuk membentuk pasukan gabungan. Tujuannya untuk secara bersama-sama menyerang Israel dari semua arah.

“Jika negara-negara anggota OKI bersatu secara militer, mereka akan membentuk tentara terbesar dan terlengkap di dunia,” bunyi salah satu kutipan dalam artikel tersebut.

Sejauh ini OKI belum berkomentar atas laporan media Turki tersebut. Seperti diketahui, Indonesia adalah salah satu anggota negara OKI yang terkenal aktif dalam mewujudkan perdamaian.

“Jumlah prajurit yang aktif setidaknya akan mencapai 5.206.100 pasukan, sementara anggaran pertahanan akan mencapai sekitar USD 175 miliar, “ujar artikel itu, Senin (26/3/2018).

Dalam artikel surat kabar itu disertai pula peta interaktif tentang formasi pasukan militer untuk serangan “tentara Islam” secara bersama-sama terhadap Israel.

Artikel itu memberikan rincian tambahan dari rencana tersebut, dengan menyatakan; “Diharapkan akan ada 250.000 tentara yang bisa berpartisipasi dalam operasi pertama yang memungkinkan.”

“Basis darat, udara dan laut dari negara-negara anggota yang terletak di wilayah paling kritis akan digunakan, “imbuh artikel itu.

“Pangkalan gabungan akan dibangun dalam waktu singkat. Ini mungkin untuk menampung 500 tank dan kendaraan lapis baja, 100 pesawat dan 500 helikopter tempur dan 50 kapal untuk dimobilisasi secara cepat, “tambahnya.

Erdogan tidak membantah dukungannya atas laporan itu dan pada beberapa kesempatan mengatakan dia ingin menghidupkan kembali Kekaisaran Ottoman.

Di era pemerintah Erdogan saat ini telah berhasil mendirikan pangkalan militer di Qatar dan Somalia dan baru-baru ini mencapai kesepakatan dengan Sudan untuk memperoleh sebuah pulau Sudan yang terletak di Laut Merah untuk digunakan sebagai pangkalan militer.

Dia juga berulang kali mengancam akan menyerang pulau-pulau Yunani di Mediterania dan baru-baru ini menyerang Afrin, Suriah, dengan dalih memerangi “Pasukan Teroris” Kurdi. (hsn)

This site is using SEO Baclinks plugin created by InfoMotru.ro and Locco.Ro

About admin

Check Also

Panwascam Cikampek Pertanyakan Keberadaan Mobil Plat Merah di Acara “Prabowo Menyapa Warga Jawa Barat”

Oleh: Dadang Aripudin KARAWANG, TINTABIRU.COM – Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kecamatan Cikampek, Sabtu (31/3/18) pagi …